Voli Putri Tampil Memalukan
📅 Senin, 11 Agu 2025, 06:54 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Rizal Hanaf
JAKARTA — Tim bola voli putri Indonesia tampil memalukan karena gagal total di leg 1 dan 2 SEA V League 2025. Menghadapi Filipina dalam laga terakhir di Ninh Binh Gymnasium, Vietnam, Minggu (10/8), tim asuhan Octavian tumbang 0-3 (17-25, 17-25, 26-28). Kekalahan ini memastikan Indonesia finis di peringkat keempat tanpa meraih satu pun poin maupun kemenangan set di leg kedua.
Sejak set pertama, Megawati Hangestri dan kawan-kawan kesulitan mengimbangi agresivitas Filipina. Tertinggal 4-8 di technical time out pertama, Indonesia semakin tertekan hingga Filipina menjauh 21-13. Rotasi pemain yang dilakukan pelatih Octavian tak banyak membantu. Filipina menutup set pembuka 25-17 dengan permainan disiplin dan minim kesalahan.
Memasuki set kedua, Indonesia sempat memberi perlawanan. Unggul tipis 8-7 di awal, mereka justru kehilangan momentum saat Filipina bangkit dan memimpin 17-11. Kembali kesulitan menembus pertahanan lawan, Indonesia menyerah 17-25 untuk kedua kalinya.
Set ketiga menjadi kesempatan terakhir untuk memperbaiki hasil. Octavian merombak susunan pemain dengan memasukkan Medi Yoku, Putri Agustin, dan Arneta Putri. Strategi itu sempat membuahkan hasil ketika Indonesia unggul 8-4 dan 16-13. Namun, keunggulan tersebut tak mampu dijaga. Filipina mengejar hingga 22-22, lalu memaksa laga masuk deuce 24-24. Di titik krusial, Indonesia gagal memanfaatkan peluang, dan Filipina menutup laga 28-26.
Hasil ini membuat Filipina mengakhiri leg kedua di posisi ketiga dengan satu kemenangan, sementara Indonesia tetap menjadi juru kunci. Lebih buruk lagi, catatan ini menandai kali pertama Indonesia pulang dari ajang SEA V League tanpa meraih satu pun poin atau kemenangan set.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegagalan ini juga berdampak pada peluang di level Asia. Dengan finis di dasar klasemen, Indonesia dipastikan tidak lolos ke AVC Nations Cup Putri 2026. Sebuah pukulan telak bagi tim yang sebelumnya diharapkan mampu bersaing setidaknya untuk posisi ketiga.
Meski demikian, Octavian menegaskan evaluasi akan segera dilakukan. “Kami harus belajar dari kekalahan ini. Ada banyak yang perlu dibenahi, mulai dari konsistensi serangan hingga komunikasi di lapangan,” ujarnya usai pertandingan. Lebih baik tidak ikut, bila penampilannya amburadul begini. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!