Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diduga Ngantuk Pengemudi Mobil Listrik Tabrak Dua Anggota PPSU di Pejaten Timur

📅 Senin, 11 Agu 2025, 20:52 WIB | Oleh:
Diduga Ngantuk Pengemudi Mobil Listrik Tabrak Dua Anggota PPSU di Pejaten Timur Doc: ANTARA/HO-Polsek Pasar Ming
Ket. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu ditabrak mobil listrik dengan pengemudi inisial BE (33) di Jalan Tanjung Barat arah Depok, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (11/8).

JAKARTA - Dua orang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bernama Ibrahim dan Lucky tertabrak mobil listrik di Jalan Tanjung Barat arah Depok, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Akibatnya, korban menderita luka," kata Lurah Pejaten Timur Rocky Tarigan kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/8).

Dijelaskan, pengemudi mobil listrik adalah seorang pria berinisial BE (33).

Rocky mengatakan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Senin pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Awalnya, kedua petugas petugas PPSU Kelurahan Pejaten Timur tersebut saat itu hendak mengisi bahan bakar kendaraan operasional dinas (KDO) berupa gerobak motor ke wilayah Lenteng Agung, Jagakarsa.

Saat hendak mengisi bahan bakar ke Lenteng Agung, tiba-tiba bahan bakar kendaraan habis, dan keduanya berhenti untuk mengisi ulang menggunakan jerigen cadangan.

Saat itulah, mobil yang diduga mengantuk, kehilangan kendali dan menabrak gerobak motor dari samping.

"Jadi kayaknya meleng mobil ke kiri langsung tabrak samping. Gerobak motor agak keseret hingga nempel di pohon, akhirnya satu orang PPSU terpelanting, satu lagi nempel di pohon. Tangannya robek, karena kejepit," ucapnya.

Akibat insiden itu, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tarakan untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara saat ditanyakan, sang sopir mobil listrik mengaku mengantuk dan merasa tidak sadar setelah kejadian.

Sang pengemudi juga mengaku sedang mengalami beban emosional setelah kehilangan anaknya 10 hari sebelumnya.

"Memang katanya, sekitar 10 hari lalu anaknya baru meninggal. Kayaknya kebawa pikiran atau apa kami tahu. Dia ini posisi sopir, bukan yang punya mobil," ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
Mengenaskan! Parade Kereta ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.