Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Razia PPKS Dinilai Belum Cukup, DKI Jakarta Didorong Cari Solusi Jangka Panjang

2 Minggu, 11 Okt 2026, 03:55 WIB | Oleh:
Razia PPKS Dinilai Belum Cukup, DKI Jakarta Didorong Cari Solusi Jangka Panjang Razia PPKS Dinilai Belum Cukup, DKI Jakarta Didorong Cari Solusi Jangka Panjang Doc: Antara foto
Ket. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth.

JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth meminta Pemprov DKI menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) secara menyeluruh, bukan sekadar melalui razia.

“Penertiban diperlukan untuk menjaga ketertiban umum serta memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Namun, penanganan PPKS tidak boleh berhenti pada penindakan di lapangan,” kata Kenneth di Jakarta, Minggu.

Ia mendorong instansi terkait bertindak tegas dan terukur dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis sesuai ketentuan yang berlaku.

Anggota Komisi C DPRD DKI itu menilai persoalan PPKS harus ditangani secara menyeluruh. Keberadaan “Pak Ogah” tidak cukup diatasi dengan memindahkan mereka dari satu lokasi ke lokasi lain.

Menurutnya, faktor ekonomi, keterbatasan lapangan kerja, persoalan keluarga dan pendidikan, serta minimnya akses layanan sosial dapat membuat seseorang rentan.

“Persoalan PPKS harus dilihat secara utuh. Jangan hanya menganggap mereka sebagai orang yang berada di jalan, mengganggu ketertiban, atau membuat kawasan terlihat kumuh,” katanya.

Ia mengatakan kondisi yang melatarbelakangi keberadaan mereka perlu diidentifikasi agar penanganan dapat menyasar akar persoalan.

Alumnus PPRA Angkatan LXII Lemhannas RI ini menginisiasi penertiban PPKS, termasuk pengatur jalan liar atau “Pak Ogah”, di Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (9/10).

Operasi menyasar sejumlah lokasi, antara lain putaran di depan Rumah Duka Jabar Agung, lampu lalu lintas BKB Kalijodo, dan putaran MW di Jalan Pangeran Tubagus Angke.

Sebanyak 10 PPKS terjaring dan kemudian diserahkan kepada Panti Sosial Kedoya untuk mendapatkan penanganan serta pembinaan lebih lanjut.

Kenneth mengapresiasi petugas gabungan yang menertibkan 10 PPKS dan menyerahkan mereka kepada Panti Sosial Kedoya.

Ia berharap penyerahan tersebut menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan setiap individu agar penanganannya tepat sasaran.

“Mereka yang terjaring perlu mendapatkan pembinaan dan tindak lanjut melalui panti sosial sesuai prosedur,” katanya.

Ia mengatakan pembinaan tidak hanya bertujuan memberikan efek jera, tetapi juga mencegah mereka kembali melakukan aktivitas serupa di jalanan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakarta Barat Herry Purnama mengatakan penertiban dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di lokasi yang rawan aktivitas PPKS.

Ia menyebut operasi tersebut dilakukan di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan sebagai sasaran penertiban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Tim Kesehatan Puskesmas Gam...
Daerah
Waspada, Hujan Lebat Bakal ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.