Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Kaltara Berupaya Pulihkan Status Internasional Bandara Juwata

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kaltara Berupaya Pulihkan Status Internasional Bandara Juwata Doc: ANTARA
Ket. Pemprov Kaltara beraudiensi dengan Direktur Direktorat Bandar Udara Kementerian Perhubungan.

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan atensi serius terhadap pemulihan kembali status internasional Bandar Udara (Bandara) Juwata Tarakan.

"Upaya tersebut ditindaklanjuti oleh Pemprov Kaltara dengan beraudiensi langsung dengan Direktur Direktorat Bandar Udara, Kementerian Perhubungan, Kamis (7/8)," kata Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltara Datu Iqro Ramadhan, di Tarakan, Jumat (8/8).

Datu Iqro mengungkapkan, hal itu merupakan tindak lanjut permohonan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beberapa waktu lalu.

Menurutnya, terdapat sejumlah alasan krusial pemulihan status Internasional Bandara Juwata Tarakan. Misalnya adanya kerja sama Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) yang melingkupi 4 provinsi di Indonesia, salah satunya Kaltara.

Kaltara menjadi salah satu pintu gerbang perbatasan dengan Kota Tawau dan Kinabalu, Malaysia. Dari Sosek Malindo, pihak Malaysia akan membuka kembali untuk jalur Tarakan Tawau dan juga Kinabalu.

“Alasan ini kami sampaikan kepada Kemenhub, di mana pada hasil rapat Sosek Malindo di Penang bulan Juli lalu, Bandara Juwata Tarakan menjadi salah satu pintu gerbang perbatasan,” kata Datu Iqro lagi.

Selain itu, bila status internasional Bandara Juwata dikembalikan akan memberikan dampak pada peningkatan ekonomi khususnya pengusaha lokal di wilayah Kaltara.

Di wilayah perbatasan tersebut terdapat hubungan yang sangat era antara kultur dan budaya. “Sehingga pertukaran kedua negara dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata,” ujarnya pula.

Pertimbangan lainnya, kata Datu Iqro, adanya sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah berjalan. Salah satunya, Kawasan Industri Hijau yang berlokasi di Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, sebagai motor penggerak ekonomi di Kaltara.

“Tetapi menjadi kendala bagi para investor dan pekerja asing bila status Bandara Juwata Tarakan belum kembali menjadi bandara internasional,,” katanya lagi.

Datu Iqro mengungkapkan, Pemprov Kaltara segera membentuk tim kecil untuk mempelajari sejumlah persyaratan untuk memenuhi pemulihan status internasional Bandara Juwata Tarakan.

“Tim ini nantinya akan bekerja secara efisien, agar pemulihan status internasional Bandara Juwata dapat terwujud,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Idham Chalid mengungkapkan, pihaknya telah menyusun naskah usulan dari Gubernur Kaltara yang ditujukan ke Kemenhub perihal pemulihan status internasional Bandara Juwata Tarakan.

Menurutnya, Kaltara merupakan salah satu pintu gerbang utama bagi mobilitas penduduk lintas batas dan logistik barang, sehingga bila mengandalkan transportasi laut memerlukan pengiriman yang lama dan tergantung terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.