• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Beragam Destinasi Andalan ...

Beragam Destinasi Andalan Malaysia Incaran Turis Mancanegara

Jumat, 08 Agu 2025, 07:38 WIB

PADA 2025 ini, Malaysia menjadi negara Asia Tenggara yang paling banyak dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman). Dari data yang ada, negara tersebut menerima 10,1 juta kedatangan wisatawan asing pada kuartal pertama tahun 2025.

Tingginya kunjungan wisatawan asing ke Malaysia dikarenakan kebijakan visa yang ramah bagi para pelancong. Neger ini baru-baru ini mengumumkan perpanjangan pembebasan visa bagi wisatawan Tiongkok selama lima tahun lagi.

Ket. Foto: Wisatawan mengunjungi kompleks kuil Hindu Batu Caves di pinggiran Kuala Lumpur, baru-baru ini. — Sumber: Jam STA ROSA / AFP

Untuk ‘mengaet’ lebih banyak para wisatawan belum lama ini, Tourism Malaysia badan resmi di bawah Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia, berkolaborasi dengan maskapai penerbangan nasional TransNusa menghadirkan program perjalanan eksklusif bertajuk “Experience Malaysia - Culture, Wellness & Adventure.”

Program tersebut tidak hanya menyajikan liburan biasa, melainkan pengalaman utuh menyelami berbagai dimensi Malaysia baik wisata budaya, kesehatan, belanja, hingga petualangan. Selama empat hari tiga malam, para peserta diajak menjelajahi berbagai sisi kota Kuala Lumpur dan sekitarnya.

Dalam program itu para peserta yang terdiri dari awak media dan creator konten, termasuk Mohammad Zaki Alatas, reporter Koran Jakarta turut menjelajahi kekayaan budaya, sejarah, kuliner, serta destinasi wisata unggulan di Kuala Lumpur dan sekitarnya.

Mereka diajak merasakan langsung beragam sisi menarik dari Malaysia, mulai dari tengara (landmark) ikonik Kuala Lumpur seperti Menara Kembar Petronas dan Batu Caves, pengalaman belanja di pusat perbelanjaan kelas dunia.

Destinasi lainnya adalah wisata kesehatan melihat fasilitas medical check-up di rumah sakit modern berstandar internasional. Tak hanya itu, ragam kuliner otentik Malaysia juga menjadi daya tarik tersendiri yang memperkaya pengalaman wisata.

Hari Pertama, peserta tiba di Kuala Lumpur dan menikmati pengalaman belanja pertama di Mitsui Outlets, lalu mengunjungi Putrajaya dan city tour ke ikon kota seperti Menara Kembar Petronas. Malam hari ditutup dengan santap malam dan pertunjukan budaya di Saloma Bistro, serta kunjungan ke jembatan ikonik Saloma Bridge.

Sejatinya, Mitsui Outlet Park bukan sebuah mal yang megah. Namun, konsepnya sebagai factory outlet dapat memanjakan wisatawan, khususnya luar negeri. Mitsui Outlet menjajakan berbagai merk ternama dunia, sebut saja Nike, Adidas, Lacoste, Pierre Cardin, dan Fred Perry.

Di samping itu, produk-produk yang ada di Mitsui Outlet memanjakan para pengunjung dengan beragam diskon. Selain ada produk pakaian, di Mitsui Outlet juga terdapat toko oleh-oleh berupa beragam makanan camilan.

Hari Kedua, wisatawan menjalani medical check-up di Sunway Medical Centre Velocity, diikuti dengan waktu bebas di Sunway Velocity Mall. Santap siang elegan diadakan di Madam Kwan’s TRX. Sore harinya, mereka menjelajah Kampung Baru dan menutup hari dengan makan malam khas Malaysia di Tuah 1895 serta pengalaman teknologi visual di Immersify KL. 

Hari Ketiga, penuh dengan aktivitas rekreasi, mulai dari bermain di Sunway Lagoon Theme Park, makan siang di Samba Brazilian Steakhouse, bermain di SuperPark, hingga belanja budaya di Pasar Seni dan bersantai di Luck Bros Kopi. Hari Keempat, ditutup dengan kunjungan spiritual dan fotografi di Batu Caves, sebelum kembali ke Jakarta dari Bandara Subang.

Wisata Spiritual

Di balik wajah modern Kuala Lumpur dan harmoni budaya yang terasa di tiap sudut, tersembunyi destinasi religi lintas keyakinan yang kaya makna, dan penuh warna. Di negara yang mayorita muslim ini tidak hanya merangkul berbagai keimanan, tapi juga merayakan keberagaman. 

Ada beberapa catatan menarik dalam perjalanan ini terutama bagi yang ingin menikmati wisata Spiritual. Pertama adalah Batu Caves. Lokasinya berjarak sekitar 13 km dari pusat Kuala Lumpur. Sejatinya tempat ini awalnya merupakan kompleks gua kapur yang jadi pusat ziarah umat Hindu, terutama saat Festival Thaipusam.

Thaipusam adalah adalah festival yang dirayakan oleh orang-orang Tamil pada bulan purnama pertama pada bulan Thai (Januari/Februari) dalam kalender Tamil. Perayaan ini diadakan di negara-negara dengan komunitas Tamil yang besar, seperti India, Sri Lanka, Malaysia, dan Mauritius.

“Thaipusam” merupakan kombinasi nama bulan. “Thai” dengan bintang “Pusam.” Perayaannya menjadi hari libur nasional di Malaysia, Sri Lanka dan Mauritius. Kata

Hal pertama yang bakal membuat wisatawan terpukau saat di Batu Caves adalah patung Dewa Murugan raksasa setinggi 42,7 meter yang berdiri megah di pintu masuk. Dari situ, pengunjung harus mendaki 272 anak tangga berwarna-warni buat sampai ke kuil utama di dalam gua.

Kedua Masjid Putra. Tempat ibadah yang terletak di jantung Putrajaya yang tidak jauh dari kantor Perdana Menteri Malaysia ini super ikonik dengan kubah granit berwarna pink yang membuat tampilannya cantik. Masjid yang dapat menampung jamaah hingga 15.000 orang ini didirikan antara 1997–1999.

Desainnya memadukan elemen Timur Tengah dengan arsitektur Melayu ditambah menara setinggi 116 meter yang membuat masjid ini kelihatan megah. Karena lokasinya ada di tepi danau, masjid ini juga sering dijuluki “masjid terapung.” Tenang, nggak benar-benar mengapung kok, tapi dari kejauhan memang kelihatan seperti mengambang di atas air.

Dan yang terakhir adalah ada Kuil Thean Hou, salah satu kuil paling cantik di Kuala Lumpur yang wajib dikunjungi, apalagi pas perayaan Imlek. Dibangun tahun 1987 dan dibuka 1989, kuil ini punya arsitektur yang memadukan ajaran Buddha, dengan arsitektur menakjubkan dan detail rumit.

Kuil Thean Hou memiliki tiga lantai utama. Lantai dasar untuk acara pernikahan dan kuliner vegetarian. Lantai dua untuk sembahyang, dan lantai tiga sebagai pusat ibadah bagi umat Buddha.

Di kuil tersebut menampilkan Taoisme, dan Konfusianisme. Taoisme juga dikenal dengan Daoisme atau Agama Tao, adalah tradisi filosofis dan religius yang berasal dari Tiongkok, yang menekankan keselarasan dengan Tao. Ajaran ini diprakarsai oleh Laozi berdasarkan Daode Jing.

Sedangkan ajaran Konfusianisme didirikan oleh Konfusius pada abad ke-6 SM. Aliran ini lebih merupakan petunjuk tingkah laku berdasarkan moral daripada suatu bentuk iman kepercayaan tertentu.

Cek Kesehatan

Salah satu destinasi kesehatan yang biasa dikunjungi oleh wisatawan adalah Sunway Medical Centre Velocity (SMCV) di Sunway Velocity, Cheras, Kuala Lumpur. SMCV menawarkan layanan medis tersier yang komprehensif dengan 229 tempat tidur rawat inap, 92 ruang konsultasi, dan 6 ruang operasi.

Dengan dua menara, spektrum layanan medis rumah sakit ini mencakup fasilitas dan teknologi medis terkini untuk perawatan pasien rawat jalan dan rawat inap, serta program kesehatan dan kesejahteraan yang menyeluruh.

Selain itu, SMCV juga menyediakan layanan gawat darurat 24 jam untuk memenuhi kebutuhan pasien lokal maupun internasional. mza

  • Wisata Malaysia

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.