Melalui Kelantan Day, Negeri Jiran Promosikan Pariwisatanya yang Wajib Dikunjungi di Utara Pantai Timur Semenanjung Malaysia

Sabtu, 16 Mei 2026, 11:47 WIB

JAKARTA – Sebagai tanda penguatan hubungan strategis Malaysia-Indonesia, Pemerintah Negara Bagian Kelantan menggelar Kelantan Day yang mempromsikan pariwisata di kota yang berada di Utara Pantai Timur Semenanjung Negeri Jiran.

Menteri Besar Kelantan Dato' Haji Mohd Nassuruddin bin Haji Daud mengatakan bahwa relasi Kelantan dan Indonesia tidak semata dibatasi garis geografis, melainkan disatukan oleh akar budaya, agama, dan peradaban yang sama.

Ket. Foto: Menteri Besar Kelantan Dato' Haji Mohd Nassuruddin bin Haji Daud — Sumber: Koran Jakarta / Zaki Alatas

“Ibarat peribahasa kita, seperti aur dengan tebing, yaitu saling menguatkan, saling menyokong, saling memerlukan antara satu sama lain. Inilah hakikat hubungan Malaysia dan Indonesia, khususnya Kelantan dengan seluruh nusantara yang kita kasihi bersama," katanya di Jakarta, Kamis (14/5).

Ia juga menambahkan bahwa pada Kelantan Day ini didukung oleh AirAsia yang akan membuka rute penerbangan langsung Kota Bharu-Jakarta mulai 16 Juni mendatang.

Seiring dibukanya penerbangan langsung Kota Bharu-Jakarta, ia pun mengajak masyarakat Indonesia untuk merasakan langsung kekayaan budaya dan spiritual yang menjadi identitas Kelantan.

"Saya dengan sepenuh hati mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk datang ke negara bagian Kelantan Darul Naim. Keunikan berwisata ke Kelantan adalah pengalaman budaya dan spiritual yang akan meninggalkan kesan mendalam setelah Anda kembali ke rumah," kata Nassuruddin.

Adapun layanan direct flight ke Kelantan akan beroperasi empat kali seminggu menggunakan Airbus A320, menghubungkan Bandara Sultan Ismail Petra, Kota Bharu, dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

Detinasi Unggulan

Nassuruddin juga menjelaskan bahwa Kelantan memiliki banyak destinati unggulan yang wajib di kunjungi. Seperti Gunung Stong dengan pemandangan yang menakjubkan buat penggemar olahraga eksterm, Air Terjun Jelawang yang dinobatkan Air Terjun tertinggi di Asia Tenggara, Gua Ikan dengan formasi batu kapurnya yang menakjubkan, hinggalah ke jajaran pantai yang tenang bermula dari Pasir Puteh ke Bachok, dan Pantai Geting yang meriah dengan Pesta Wau Antarabangsa, semuanya menanti untuk dikunjungi.

20260516114501_465850403_9089314871092246_3366798666156729343_n.jpg

Air Terjun Jelawang (Foto : Facebook I Love Klantan) 

“Dari sudut warisan Islam pula, Masjid Muhammadi yang menjadi pusat pendidikan tumpuan ramai dan juga Masjid Kampung Laut, antara masjid tertua di Malaysia, berdiri sebagai saksi perjalanan tamadun Islam di bumi ini,” katanya.

Dalam sisi wisata sejarah, kata Nassuruddin wisatawan bisa mengunjungi peradaban Melayu- Islam, Istana Jahar, Muzium Negeri Kelantan, Muzium Perang dan Muzium Islam pula menyimpan khazanah yang tidak ternilai harganya khusus bagi pencinta dan pengkaji sejarah.

“Tidak lengkap bicara tentang Kelantan tanpa menyebut Pasar Siti Khadijah, sebuah pasar yang unik kerana didominasi oleh peniaga wanita yang menjual batik, songket, makanan tradisional dan cenderamata tempatan. Pelbagai ole-ole asli hasil tangan rakyat Kelantan boleh didapati di sini di samping dapat membantu merancakkan nadi ekonomi rakyat Kelantan,” katanya.

Tidak hanya detinasi wisata, kata Nassuruddin bagi wisatwan dari Indonesia yang wisata kesehatan, Kelantan menawarkan kemudahan Rumah Sakit bertaraf internasional melalui Hospital Pakar Universiti Sains Malaysia, Kota Bharu Medical Centre dan Hospital Pakar KPJ Perdana.

  • Wisata Malaysia

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.