- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump: AS akan Kenakan Tar...
Trump: AS akan Kenakan Tarif Sekitar 100% pada Impor Semikonduktor dan Chip Komputer
Kamis, 07 Agu 2025, 08:43 WIBWASHINGTON - Amerika Serikat akan mengenakan tarif sekitar 100 persen pada chip semikonduktor yang diimpor dari negara-negara yang tidak memproduksi di Amerika atau berencana untuk memproduksinya, kata Presiden Donald Trump.
Trump mengatakan kepada wartawan di Ruang Oval pada Rabu (6/8) bahwa tarif baru akan berlaku untuk "semua chip dan semikonduktor yang masuk ke Amerika Serikat", tetapi tidak akan berlaku untuk perusahaan yang telah berkomitmen untuk memproduksi di Amerika Serikat atau sedang dalam proses melakukannya.
"Jika, karena suatu alasan, Anda mengatakan sedang membangun tetapi tidak membangun, maka kami akan menjumlahkannya kembali, terakumulasi, dan kami akan menagih Anda di kemudian hari, Anda harus membayar, dan itu jaminannya," tambah Trump.
Komentar tersebut bukanlah pengumuman tarif resmi, dan Trump tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Belum jelas berapa banyak chip, atau dari negara mana, yang akan terdampak oleh pungutan baru ini. Produsen kontrak chip Tiwan TSMC yang memproduksi chip untuk sebagian besar perusahaan AS, memiliki pabrik di negara tersebut, sehingga pelanggan besarnya seperti Nvidia kemungkinan besar tidak akan menghadapi kenaikan biaya tarif.
Raksasa chip AI itu telah menyatakan rencananya untuk berinvestasi ratusan miliar dollar dalam chip dan perangkat elektronik buatan AS selama empat tahun ke depan. Seorang juru bicara Nvidia menolak berkomentar untuk berita ini.
"Perusahaan-perusahaan besar dan kaya yang mampu membangun di Amerika akan menjadi yang paling diuntungkan. Ini adalah keberlangsungan hidup yang terbesar," kata Brian Jacobsen, kepala ekonom di perusahaan penasihat investasi Annex Wealth Management.
Kongres menciptakan program subsidi manufaktur dan penelitian semikonduktor senilai 52,7 miliar dollar pada tahun 2022. Departemen Perdagangan di bawah Presiden Joe Biden tahun lalu meyakinkan kelima perusahaan semikonduktor terkemuka untuk menempatkan pabrik chip di AS sebagai bagian dari program tersebut.
Departemen itu mengatakan AS tahun lalu memproduksi sekitar 12 persen chip semikonduktor secara global, turun dari 40 persen pada tahun 1990.
Tarif chip apa pun kemungkinan akan menargetkan Tiongkok, yang masih merundingkan kesepakatan perdagangandengan Washington .
"Ada begitu banyak investasi serius di Amerika Serikat dalam produksi chip sehingga sebagian besar sektor tersebut akan dikecualikan," kata Martin Chorzempa, peneliti senior di Peterson Institute for International Economics.
Karena chip yang dibuat di Tiongkok tidak akan dikecualikan, chip yang dibuat oleh SMIC atau Huawei juga tidak akan dikecualikan, kata Chorzempa. Ia mencatat bahwa chip dari perusahaan-perusahaan ini yang memasuki pasar AS sebagian besar dimasukkan ke dalam perangkat yang dirakit di Tiongkok.
"Jika tarif ini diterapkan tanpa tarif komponen, mungkin tidak akan banyak bedanya," katanya.
Negara-negara pembuat chip Korea Selatan dan Jepang, serta Uni Eropa, telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan AS, yang berpotensi memberi mereka keuntungan.
Uni Eropa menyatakan telah menyetujui tarif tunggal sebesar 15 persenuntuk sebagian besar ekspor Uni Eropa, termasuk mobil, chip, dan farmasi. Korea Selatan dan Jepang secara terpisah menyatakan bahwa AS setuju untuk tidak mengenakan tarif yang lebih tinggi daripada negara-negara lain untuk chip, dan menyarankan pengenaan tarif sebesar 15 persen juga.
- semikonduktor
- Kebijakan Tarif AS
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Per 25 Maret, Operasional 1.528 SPPG Dihentikan Sementara
-
Kasus Keracunan Siswa, IDAI Warning Keras: Standar MBG Harus Diperketat!
-
Hetifah Inisiasi Buka Bersama dan Diskusi Smart Journalism, Dorong Jurnalisme Berbasis Data dan AI
-
Pemprov Kepri Tambah Kuota Penerima Beasiswa untuk Pendidikan Tinggi di 2026
-
Catat Tanggalnya, Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 18 Maret 2026
-
Aparat Gabungan TNI Bersama RSUD Mulia dan PMI Kab Puncak Jaya Evakuasi Pengungsi Korban Penembakan KKB di Distrik Sinak
-
Gaya Hidup Ternyata Bisa Bikin Gigi Jadi Kuning, Begini Penjelasannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.