LPS Ajak Generasi Muda dan UMKM Tumbuhkan Ekonomi yang Berkualitas dari Daerah

Kamis, 07 Agu 2025, 03:30 WIB

SURABAYA- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menekankan pentingnya kolaborasi dari semua stake holders (pemangku kepentingan) untuk mendukung Pemerintah meraih target pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Anggota Dewan Komisioner LPS, Bidang Penjaminan dan Resolusi Perbankan, Didik Madiyono dalam acara LPS Finansial Festival di Dyandra Convention Center, Surabaya, Rabu (6/8) mengatakan salah satu syarat untuk mencapai target tersebut adalah menggerakkan perekonomian dari daerah.

Ket. Foto: Anggota Dewan Komisioner LPS, Bidang Penjaminan dan Resolusi Perbankan, Didik Madiyono dalam acara LPS Finansial Festival di Dyandra Convention Center, Surabaya, Rabu (6/8) — Sumber: istimewa

“Bukan hanya sekedar angka, tetapi perlu pertumbuhan yang berkualitas dan inklusif,” kata Didik.

Oleh sebab itu kata Didik, akses keuangan di daerah harus diperluas, inklusif dan lebih dalam yang menjangkau generasi muda dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Menurut Didik, pagelaran LPS Financial Festival di beberapa kota, salah satunya di Surabaya yang berlangsung 6- 7 Agustus 2025 merupakan salah satu upaya strategis LPS untuk senantiasa meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keuangan, dengan harapan masyarakat lebih siap menghadapi tantangan finansial, terutama agar mereka terhindar dari berbagai modus penipuan yang marak akhir-akhir ini.

“Terpenting lagi, lebih mengenalkan peran dan fungsi LPS kepada masyarakat terutama generasi muda supaya lebih percaya dan yakin kepada lembaga perbankan, masyarakat harus merasa aman dan nyaman, sebab simpanan mereka di perbankan dijamin oleh LPS,” terang Didik.

LPS Financial Festival juga dihelat untuk merayakan 80 tahun Kemerdekaan Indonesia, dan juga 20 tahun Lembaga Penjamin Simpanan mengabdi untuk Indonesia. Sejak pertama berdiri hingga saat ini, banyak capaian yang telah diraih LPS, antara lain menyelamatkan Bank Century, menyehatkan kembali BPR Indramayu Jabar, menjamin hampir 100 persen nasabah bank yang beroperasi di Indonesia, inovasi dalam percepatan pembayaran klaim penjaminan yang awalnya 20 hari kerja sekarang hanya menjadi 5 hari kerja saja dan banyak capaian lainnya.

Melek Finansial

LPS juga memandang pentingnya masyarakat melek finansial di era digital, terutama para generasi muda. Tingkat literasi keuangan yang mumpuni, dipastikan akan membantu untuk menghadapi berbagai tantangan finansial di masa depan. 

“Dengan bekal tersebut masyarakat akan bisa meminimalisir berbagai risiko keuangan, siap dengan berbagai risiko keuangan, dapat memanfaatkan berbagai produk dan jasa keuangan dengan lebih bijak, dan yang pasti dapat menghindari berbagai modus kecurangan dan kejahatan keuangan,” tambahnya. 

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis oleh OJK dan BPS, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, sementara indeks inklusi keuangan naik menjadi 80,51 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni indeks literasi berada di angka 65,43 persen dan inklusi 75,02 persen.

Lebih lanjut dikatakan, LPS Financial Festival dirancang untuk memberikan edukasi keuangan yang dikemas secara inspiratif, interaktif dan menarik, dengan dimeriahkan oleh berbagai hiburan seru dan penampilan para musisi ternama, seperti Wali, Codiac dan lainnya.

Turut hadir di LPS Financial Festival, adalah para tokoh nasional dan pengusaha terkemuka, antara lain mantan Menteri Pendidikan Nasional sekaligus tokoh asli Jawa Timur, M.Nuh, pendiri CT Corp Chairul Tanjung, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan tidak ketinggalan para artis dan influencer terkenal diantaranya, Raffi Ahmad, Cak Lontong, Cinta Laura Kiehl dan Ellen May.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.