Seluruh OPD di Pemkab Sleman Tanda Tangani Komitmen Reformasi Birokrasi
Kamis, 04 Jun 2026, 05:43 WIBSLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memperkuat tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi melalui penandatanganan komitmen bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sleman.
Penandatanganan komitmen ini dilakukan pada kegiatan Koordinasi Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Rabu (3/6).
Bupati Sleman Harda Kiswaya menekankan bahwa reformasi birokrasi dan SAKIP bukan lah sekadar pemenuhan administrasi atau formalitas evaluasi tahunan.
"Instrumen tersebut harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap proses penyelenggaraan pemerintahan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Secara khusus Bupati Sleman menginstruksikan seluruh jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sleman untuk mengoptimalkan akuntabilitas kinerja yang pada akhirnya berdampak langsung pada pelayanan publik.
Menurut dia, kegiatan koordinasi ini sekaligus menjadi momentum refleksi penting, menandai 13 tahun penyelenggaraan Reformasi Birokrasi dan 10 tahun implementasi SAKIP di Kabupaten Sleman.
"Berdasarkan data laporan hasil evaluasi (LHE) terbaru, Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Sleman menunjukkan tren positif yang konsisten dalam lima tahun terakhir, dengan capaian indeks RB melesat naik sebesar 4,66 poin dari angka 92,90 pada 2024 menjadi 97,56 di tahun 2025 (Predikat A-). Nilai total SAKIP Sleman pun mengalami kenaikan dari 80,86 menjadi 81,80," katanya.
Ia mengatakan, meski mencatatkan tren kenaikan, seluruh OPD agar tidak cepat berpuas diri dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Kementerian PANRB secara terukur dan berkelanjutan.
"Saya berharap penandatanganan komitmen hari ini diwujudkan dalam tindakan nyata, kolaborasi yang kuat, dan kesungguhan seluruh perangkat daerah untuk menindaklanjuti rekomendasi evaluasi secara konkret," katanya.
Harda mengatakan, melalui komitmen bersama ini, Pemkab Sleman siap melakukan penguatan cascading kinerja di tingkat hulu hingga hilir.
"Di samping itu, penguatan aspek perencanaan dan pemanfaatan teknologi digital (IT) berbasis 'outcome' akan dioptimalkan demi mewujudkan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) yang 'agile', adaptif dan kolaboratif bagi kesejahteraan warga Sleman," katanya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Bapanas: Surplus Beras Naik 243 Persen saat RI Swasembada
-
PLN Jaga Keandalan Listrik Pementasan Jalan Salib Kreatif dan Ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral
-
Komisi IV DPR RI Apresiasi Gerak Cepat Mentan Tanggap Bencana Sumatra
-
Alwi: Juara Indonesia Masters Bukan Garis Akhir
-
Agar Kelancaran Mudik Menggunakan Mobil Listrik Perlu Mencermati Masukan Berikut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.