Empat Dekade Menunggu, Irak Akhirnya Kembali Mengukir Sejarah Tampil di Piala Dunia
Minggu, 07 Jun 2026, 07:05 WIBEmpat dekade penantian akhirnya berakhir. Setelah terakhir kali tampil pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, tim nasional Irak kembali hadir di panggung sepak bola terbesar dunia. Keberhasilan menembus putaran final Piala Dunia 2026 bukan sekadar pencapaian olahraga, tetapi juga simbol kebangkitan sepak bola negara yang selama bertahun-tahun menghadapi berbagai tantangan di luar lapangan.
Bagi jutaan pendukungnya, lolos ke Piala Dunia merupakan momen bersejarah yang mengembalikan Irak ke peta sepak bola internasional. Kini, Singa Mesopotamia datang ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan tekad membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap dalam pesta sepak bola dunia. Irak lolos ke turnamen setelah memenangkan playoff antarkonfederasi dan menjadi negara terakhir yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Di balik keberhasilan tersebut terdapat peran besar pelatih asal Australia, Graham Arnold. Mantan pelatih tim nasional Australia itu ditunjuk untuk membangun kembali daya saing Irak dan berhasil membawa tim ini menembus putaran final untuk pertama kalinya dalam 40 tahun. Arnold dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun mentalitas kolektif dan semangat juang tinggi dalam skuadnya.
Menjelang Piala Dunia, Arnold menunjukkan sikap realistis sekaligus penuh keyakinan. "Kami tidak memiliki apa pun untuk kehilangan. Kami akan pergi ke sana, memberikan segalanya, dan mencoba mengejutkan dunia dengan hasil serta penampilan yang luar biasa."
Pernyataan tersebut mencerminkan posisi Irak yang berstatus underdog. Tergabung di Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia, Irak menghadapi salah satu grup paling berat di turnamen ini. Namun justru kondisi itu dapat menjadi sumber motivasi tambahan bagi para pemain.
Kekuatan utama Irak terletak pada solidaritas tim dan pengalaman para pemain yang telah lama bermain bersama. Di lini depan, sosok paling berbahaya adalah Aymen Hussein. Striker berpengalaman tersebut menjadi pahlawan saat Irak memastikan tiket ke Piala Dunia dan kini diharapkan kembali menjadi tumpuan utama dalam urusan mencetak gol.
Selain Hussein, Irak memiliki sejumlah pemain yang berkarier di Eropa. Nama seperti Ali Al-Hamadi, Zidane Iqbal, Aimar Sher, dan Youssef Amyn memberikan dimensi berbeda bagi permainan tim. Kehadiran mereka menghadirkan pengalaman sepak bola modern yang sangat dibutuhkan ketika menghadapi lawan-lawan kelas dunia.
Salah satu pemain yang paling menarik perhatian adalah Zidane Iqbal. Lulusan akademi Manchester United tersebut menjadi simbol generasi baru sepak bola Irak yang berkembang di luar negeri namun tetap memilih membela negara asal keluarganya. Kreativitas dan visi bermainnya akan menjadi aset penting bagi lini tengah Singa Mesopotamia.
Di sektor pertahanan, Irak mengandalkan pengalaman kapten Jalal Hassan serta bek-bek tangguh seperti Rebin Sulaka dan Merchas Doski. Sementara itu, penjaga gawang berpengalaman diharapkan mampu menjadi benteng terakhir saat menghadapi serangan lawan yang secara kualitas berada di atas mereka.
Meski tidak masuk daftar favorit, Irak memiliki modal yang tidak bisa diukur dengan statistik semata, yakni semangat juang dan kebanggaan nasional. Bagi negara yang pernah menjuarai Piala Asia AFC 2007 di tengah situasi sulit, sepak bola selalu menjadi simbol persatuan dan harapan.
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan emas bagi Irak untuk memperkenalkan kembali kualitas sepak bola mereka kepada dunia. Target realistis mungkin adalah meraih kemenangan pertama dalam sejarah Piala Dunia dan berusaha menciptakan kejutan di fase grup. Namun bagi para pendukungnya, sekadar melihat bendera Irak kembali berkibar di panggung terbesar dunia sudah merupakan kemenangan tersendiri.
Daftar Pemain Tim Nasional Irak Piala Dunia 2026
Kiper
Jalal Hassan (Al-Zawraa)
Ahmed Basil (Al-Shorta)
Fahad Talib (Al-Talaba)
Bek
Rebin Sulaka (Port FC)
Merchas Doski (Viktoria Plzen)
Hussein Ali (Pogon Szczecin)
Frans Putros (Persib Bandung)
Manaf Younis (Al-Shorta)
Mustafa Saadoon (Al-Shorta)
Zaid Tahseen (Pakhtakor)
Ahmed Yahya (Al-Shorta)
Akam Hashem (Al-Zawraa)
Gelandang
Amir Al-Ammari (Cracovia)
Zidane Iqbal (FC Utrecht)
Ibrahim Bayesh (Al-Dhafra)
Youssef Amyn (AEK Larnaca)
Ali Jasim (Al-Najma)
Zaid Ismail (Al-Talaba)
Aimar Sher (Sarpsborg 08)
Kevin Yakob (AGF Aarhus)
Marko Faraj (Venezia)
Ahmed Qasem (Nashville SC)
Penyerang
Aymen Hussein (Al-Karma)
Ali Al-Hamadi (Ipswich Town)
Mohanad Ali (Dibba Al Fujairah)
Ali Yousif (Al-Talaba)
- timnas irak
- Piala Dunia 2026
- Profil Tim Peserta Piala Dunia
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra, Berbagai Sumber
Berita Terkait:
-
Akhir Penantian Generasi Emas: Norwegia Siap Menggebrak Piala Dunia 2026
-
Tomiyasu Siap Balas Kepercayaan Jepang di Piala Dunia 2026
-
La Furia Roja Bermimpi Ulangi Era Emas 2008-2012 di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Senegal: Singa Teranga Siap Mengaum di Panggung Piala Dunia 2026
-
Sambut Piala Dunia 2026, TVRI Gelar Fun Walk Bola Gembira
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.