Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lonjakan Produksi Beras, Mentan: Ini Bukan Sekadar Pangan, Tapi Motor Ekonomi!

4 Senin, 04 Agu 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lonjakan Produksi Beras, Mentan: Ini Bukan Sekadar Pangan, Tapi Motor Ekonomi! Lonjakan Produksi Beras, Mentan: Ini Bukan Sekadar Pangan, Tapi Motor Ekonomi! Doc: ANTARA/ Ogen
Ket. Stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Tanjungpinang, Kepri.

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan lonjakan produksi beras nasional tidak hanya menjamin ketahanan pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan petani secara merata.

"Lonjakan produksi beras memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," kata Amran dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (4/8).

Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat sejumlah capaian penting di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, salah satunya rekor stok beras nasional tertinggi sepanjang sejarah, yakni sebesar 4,2 juta ton per Juli 2025.

Selain itu, dalam laporan terbaru Departemen Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture/USDA) memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2024/2025 mencapai 34,6 juta ton, angka tertinggi di kawasan ASEAN, melampaui Thailand dan Vietnam.

Bahkan angka itu sekaligus melebihi target produksi Kementerian Pertanian sebesar 32 juta ton di 2025, kata Amran saat menerima kunjungan cendekiawan Muslim Prof Hamid Fahmi Zarkasyi yang juga merupakan Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.

Amran mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian tercatat menyumbang 10,52 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan I 2025 secara year-on-year, kontribusi tertinggi dalam sejarah.

Menurut dia, dengan dukungan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan cendekiawan, capaian Kementan menjadi bukti nyata bahwa swasembada pangan bukan sekadar kenangan sejarah, melainkan tekad bersama yang sedang diwujudkan kembali secara konkret.

"Komitmen kuat terhadap kemandirian pangan, keberpihakan kepada petani, serta kebijakan yang berdampak langsung di lapangan menjadi landasan utama bagi pembangunan pertanian nasional yang berkelanjutan dan berdaulat," ujar dia.

Sementara itu, Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Prof Hamid Fahmi Zarkasyi mengatakan capaian sektor pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berhasil melanjutkan jejak keberhasilan swasembada pangan yang pernah diraih Indonesia pada era Presiden Soeharto.

“Beliau melanjutkan apa yang dulu telah dicapai di masa Presiden Soeharto, ketika Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan,” kata Prof Hamid.

Prof Hamid juga mengatakan kepemimpinan Mentan Amran membawa harapan baru bagi kebangkitan pertanian nasional yang berdaulat dan mandiri, khususnya di tengah gempuran industrialisasi yang kian masif.

“Beliau adalah harapan masyarakat Indonesia agar sektor pertanian kita tidak tergerus oleh industrialisasi yang semakin masif. Kami ingin melihat para petani tetap subur, dan masyarakat bisa menikmati hasil pertanian dengan layak,” ujar dia.

Ia juga mengatakan kebijakan-kebijakan yang dijalankan Kementan di bawah kepemimpinan Amran merupakan terobosan luar biasa yang layak mendapat dukungan penuh masyarakat.

“Kami akan terus mendukung dan menyokong beliau. Kebijakan yang beliau lakukan sangat penting, meskipun di lapangan tidak mudah karena masyarakat mengalami perubahan yang cukup drastis,” kata Prof Hamid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Indonesia Tak Bisa Pertahan...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Olahraga
Djokovic Mulai Pulih dari M...
Olahraga
West Ham Pecat Nuno Espirit...
Luar Negeri
Korea Utara Murka Menolak T...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.