Sulsel Cuan Besar! Neraca Dagang Semester I Surplus Rp5,8 Triliun
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 23:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/Arnas Padda
MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Semester I 2025 mencapai 781,63 juta dolar AS, sementara nilai impornya berada di angka 423,51 juta dolar AS. Dengan demikian, Sulsel berhasil mencatat surplus neraca perdagangan sebesar 358,12 juta dolar AS.
Surplus ini mencerminkan kinerja dagang yang positif di tengah ketidakpastian ekonomi global dan menunjukkan daya saing sektor unggulan Sulsel di pasar internasional.
Komoditas ekspor andalan seperti nikel, kakao, dan hasil perikanan diperkirakan berkontribusi besar terhadap capaian tersebut.
Sementara itu, struktur impor yang lebih terkonsentrasi pada bahan baku dan barang modal mengindikasikan aktivitas industri domestik yang tetap tumbuh.
Kepala BPS Sulsel Aryanto dalam keterangannya di Makassar, Minggu, mengatakan secara kumulatif Sulsel masih tetap surplus dalam perdagangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita punya beberapa komoditi andalan di Sulsel seperti nikel. Permintaan ekspor tiap bulannya itu selalu besar dan begitu juga dengan komoditi lainnya," ujarnya.
Aryanto mengatakan hingga saat ini,
Sulsel masih terus mengekspor beberapa komoditas unggulan dan juga mengimpor barang-barang penting lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk ekspor nilai transaksinya masih tetap lebih baik dari transaksi impor setiap bulan, sehingga daerah bisa terus surplus.
"Kalau kita bandingkan neraca penjualan dan pembelian kita itu, masih surplus dan ini cukup besar," katanya.
Aryanto mengungkapkan bahwa komoditas nikel masih menjadi andalan utama ekspor daerah tersebut pada Juni 2025.
Nilai ekspor nikel tercatat sebesar 76,54 juta dolar Amerika Serikat (AS), yang mencakup 52,79 persen dari total nilai ekspor Sulawesi Selatan pada bulan tersebut.
Posisi kedua ditempati oleh komoditas besi dan baja dengan nilai ekspor mencapai 31,18 juta dolar AS atau sekitar 21,51 persen dari total ekspor.
Diikuti oleh biji-bijian berminyak yang mencatat nilai ekspor sebesar 10,72 juta dolar AS atau 7,39 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!