Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebih dari 2 Juta Warga Dewasa Jakarta Belum Menikah, Didominasi Laki-Laki

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 15:00 WIB | Oleh:
Lebih dari 2 Juta Warga Dewasa Jakarta Belum Menikah, Didominasi Laki-Laki Doc: Getty Images

JAKARTA – Data terbaru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa sebanyak 2.098.685 dari total 7.781.073 jiwa penduduk ibu kota yang berusia 19 tahun ke atas belum menikah. Dari angka tersebut, kelompok laki-laki tercatat mendominasi dengan jumlah mencapai 1.201.827 jiwa, sedangkan perempuan berjumlah 896.858 jiwa.

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa kondisi ini tidak semata-mata disebabkan oleh rasa takut terhadap pernikahan. Ia menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat memilih menunda pernikahan karena memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya kesiapan dalam membangun kehidupan rumah tangga yang stabil.

“Menunda pernikahan tidak selalu berarti ada ketakutan, tetapi lebih pada meningkatnya kesadaran individu dalam mempersiapkan kehidupan pernikahan secara lebih matang,” ujar Iin di Jakarta, Minggu (2/8/2025).

Menurutnya, situasi tersebut mencerminkan dinamika sosial masyarakat perkotaan seperti Jakarta yang terus berkembang. Dukcapil mencatat bahwa rata-rata usia laki-laki saat menikah berada pada kisaran 30–31 tahun, sementara perempuan cenderung menikah pada usia 27–28 tahun.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas PPAPP juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai usia ideal untuk menikah, sesuai rekomendasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Usia minimal yang dianjurkan yaitu 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki dinilai sebagai indikator kematangan fisik, emosional, serta kesiapan sosial dan ekonomi dalam membina keluarga.

“Usia ini dianggap sebagai titik kematangan fisik, mental, emosional, serta kesiapan sosial dan ekonomi seseorang untuk membangun rumah tangga,” tambah Iin.

Dalam upaya mendukung generasi muda menciptakan keluarga yang berkualitas, Pemprov DKI Jakarta menyediakan berbagai program edukatif dan kemudahan akses layanan publik. Fasilitas tersebut antara lain berupa kemudahan pengurusan akta perkawinan melalui aplikasi digital Alpukat Betawi, serta pelayanan langsung di loket Dukcapil di tingkat kecamatan dan kantor pusat bagi masyarakat yang dirasa sudah siap untuk menikah.

“Yang paling penting bukan hanya kapan menikah, tapi seberapa siap membangun kehidupan keluarga yang berkualitas,” tegas Iin.

Fenomena meningkatnya jumlah penduduk dewasa yang belum menikah menunjukkan adanya pergeseran pola pikir dan gaya hidup masyarakat perkotaan. Iin menilai tren ini sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya perencanaan hidup secara menyeluruh, melampaui tekanan dan harapan sosial semata.

Diharapkan kondisi ini menjadi sebuah hal positif di realitas sosial dan membawa pengaruh baik bagi negara karena bisa menjadi indikator untuk penurunan angka kemiskinan secara struktural.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.