Jayawijaya Nomorsatukan Kesehatan Warga dengan Membangun 18 Puskesmas Baru

Minggu, 03 Agu 2025, 19:34 WIB

JAYAWIJAYA – Kesehatan menjadi modal paling berharga untuk membangun bangsa. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, menomorsatukan kesehatan warga. Maka, Dinas Kesehatan setempat membangun 18 Puskesmas baru guna meningkatkan pelayanan kesehatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Lesman Tabuni saat dihubungi di Wamena, Minggu, mengatakan saat ini 18 puskesmas baru telah dibangun untuk memenuhi standar pelayanan optimal kepada masyarakat. “Hampir di semua 40 distrik telah ada puskesmas untuk dapat melayani pengobatan masyarakat secara optimal,” katanya.

Ket. Foto: calon puskesmas — Sumber: ist

Menurut dia, dengan telah dibangunnya puskesmas berstandar rumah sakit tipe D maka pemenuhan tenaga kesehatan sangat diperlukan. Terkait pemenuhan tenaga kesehatan, menurut dia, Pemkab Jayawijaya meluncurkan program pendidikan  afirmasi. Ini merupakan terobosan besar di bidang kesehatan untuk memberikan peluang sebesar-besarnya bagi putra daerah untuk berkontribusi dalam pelayanan kesehatan.

“Kami kuliahkan 70 anak asli Jayawijaya dengan harapan mereka memiliki kesempatan dan peluang yang sama dengan anak-anak Indonesia lain dalam pelayanan kesehatan di Jayawijaya,” katanya. Dia menambahkan program pendidikan afirmasi, khususnya di bidang kesehatan akan terus dilakukan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia atau SDM daerah ini.

“Kami berharap putra daerah bisa menjawab kekurangan tenaga kesehatan atau nakes di Jayawijaya. Pembangunan 18 puskesmas ini juga bagian dari persiapan penyerapan nakes putra daerah di Jayawijaya,” ujarnya. Pemkab Jayawijaya menganggarkan Rp4 miliar biaya beasiswa afirmasi bagi tenaga kesehatan pada 2025.

Gratis

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mendorong dilakukannya pengobatan secara gratis di puskesmas dan rumah sakit umum daerah atau RSUD Wamena, guna mendukung peningkatakan kapasitas hidup masyarakat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Jayawijaya Lesman Tabuni di Wamena Jumat mengatakan, pengobatan gratis merupakan program prioritas dari Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Atenius Murib-Ronny Elopere saat ini.

Jumlah puskesmas di Kabupaten Jayawijaya sebanyak 40 yang tersebar di 40 distrik, dan satu RSUD Wamena sebagai rumah sakit rujukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan. "Pengobatan gratis memang menjadi program prioritas bapak bupati dan wakil bupati untuk membantu pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya," katanya.

Menurut dia, masyarakat Kabupaten Jayawijaya bisa memperoleh pengobatan gratis di semua pusat layanan kesehatan seperti puskesmas dan RSUD Wamena, asalkan memiliki identitas jelas daerah ini seperti Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

  • puskesmas
  • Bupati Jayawijaya

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.