Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Sulsel Perkenalkan QRIS di Pasar Makassar untuk Inklusi Keuangan

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Sulsel Perkenalkan QRIS di Pasar Makassar untuk Inklusi Keuangan Doc: ANTARA
Ket. Salah satu pedagang di Pasar Niaga Daya yang mendapatkan sosialisasi penggunaan QRIS dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Makassar.

MAKASSAR – Kantor Perwakilan Bank Inldonesia memperkenalkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Pasar Niaga Daya Makassar untuk membantu percepatan inklusi keuangan.

"Transaksi digital mulai diterapkan dalam layanan publik dan retribusi di Makassar, termasuk merambah ke pasar, maka kami menyasar Pasar Niaga Daya Makassar," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, di Makassar, Minggu (03/8).

Dia mengatakan sebagai upaya mendorong transparansi dan efisiensi keuangan daerah, Pemerintah Kota Makassar dan bersama Bank Indonesia Sulsel terus mengakselerasi adopsi sistem pembayaran nontunai, termasuk di pasar tradisional dan Perumda Pasar Makassar.

Menurut dia, pada saat ini digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan yang tak terelakkan.

"Digitalisasi adalah sesuatu yang tak bisa dihindari. Mulai kita bangun tidur sampai menjelang tidur, hampir semua aktivitas bisa dilakukan lewat ponsel," ujar Rizki.

Sebagai gambaran, lanjutnya, mau belajar, pesan makanan, tiket pesawat, bayar air, pajak, sampai berdonasi di masjid semua bisa dilakukan secara digital.

BI kini hadir aktif untuk mendukung transformasi digital melalui QRIS, yang saat ini menjadi salah satu solusi pembayaran digital paling praktis dan inklusif di Indonesia.

Sejak peluncurannya pada 17 Agustus 2019, QRIS terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.

Data tahun 2025 hingga bulan Juni secara nasional nilai transaksi QRIS telah menembus Rp570 triliun, meningkat sebesar 112 persen secara tahunan (year-on-year).

Sementara di Sulsel sendiri, jumlah pengguna QRIS sudah mencapai 1,3 juta orang, dengan volume transaksi mencapai Rp6,5 triliun, tumbuh 96 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha mulai dari pedagang kecil hingga pelaku usaha besar untuk segera mengadopsi QRIS sebagai sistem pembayaran utama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.