Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

HUT Ke-500 Jakarta Momentum Tata Ulang Aset tak Berwujud

📅 Sabtu, 02 Agu 2025, 20:35 WIB | Oleh:
HUT Ke-500 Jakarta Momentum Tata Ulang Aset tak Berwujud Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Hai Dudu, karakter yang dibangun Dagelan, media digital dan agregator konten digital di Indonesia yang dipamerkan dalam Festival Kekayaan Intelektual (FKI) 2025, di Taman Ismail Marzuki (TIM)

Jakarta -- Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-500 Jakarta pada tahun 2027 merupakan momentum menata ulang arah pembangunan kota secara fisik dan aset tak berwujud.

"Momentum Jakarta 500 tahun adalah kesempatan emas untuk menata ulang arah pembangunan kota, tidak hanya secara fisik tetapi juga dalam pengelolaan aset tak berwujud seperti kekayaan intelektual," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania di Jakarta, Sabtu.

Atika pada "Festival Kekayaan Intelektual (FKI) 2025' di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, mengatakan kekayaan intelektual atau "intellectual property" (IP) merupakan bagian dari identitas dan daya saing kota moderen.

FKI 2025 yang diadakan sejak Jumat (1/8) merupakan konferensi yang membahas potensi dan tantangan pengembangan kekayaan intelektual di Jakarta.

Atika mengatakan FKI menjadi forum penting untuk menyinergikan kebijakan perencanaan kota dengan aspirasi para kreator sehingga visi Jakarta sebagai kota global yang kreatif dan berkelanjutan dapat terwujud.

FKI 2025 dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk merumuskan arah baru ekosistem IP Jakarta, sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai pusat IP menjelang perayaan usia ke-500 pada tahun 2027.

Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif Jakarta, Robby Wahyudi menyampaikan Jakarta adalah kota dengan energi kreatif yang luar biasa.

Namun energi tersebut perlu ekosistem yang mampu mengelolanya menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Karena itu, melalui FKI 2025 dibangun kesadaran kolektif bahwa kekayaan intelektual bukan sekadar perlindungan hukum, tapi fondasi pertumbuhan ekonomi kreatif kota.

"Harapannya, festival ini bukan hanya jadi ajang diskusi, tapi juga pemicu kolaborasi antar-kreator, industri dan pemerintah untuk menempatkan Jakarta di peta IP global," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

56 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.