Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ajak Kampus hingga Petani, Kemdiktisaintek-Kementan Buka Peluang Kolaborasi Riset Bidang Pembibitan dan Irigasi

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 10:35 WIB | Oleh:
Ajak Kampus hingga Petani, Kemdiktisaintek-Kementan Buka Peluang Kolaborasi Riset Bidang Pembibitan dan Irigasi Doc: Kemdiktisaintek
Ket. Mendiktisaintek Brian Yuliarto (kanan) dan Mentan Amran Sulaiman (kiri) saat berdiskusi mengenai potensi riset pertanian bersama di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan Kementerian Pertanian (Kementan) membuka peluang kolaborasi dalam program pembibitan yang mencakup bibit kakao, kacang mete, pala, kelapa, gandum, bawang putih, jagung, hingga irigasi.    

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto melalui keterangan di Jakarta, Jumat (1/8) mendorong keikutsertaan mahasiswa, kampus, industri, petani, dan masyarakat umum dalam upaya riset bersama ini.  

"Ini sesuai dengan program kami, ‘Mahasiswa Berdampak’. Pembibitan dan irigasi bisa dimaksimalkan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, serta mahasiswa yang aktif berorganisasi di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)," katanya.  

Dalam skema ini, Menteri Brian menyarankan adanya pendampingan oleh dosen sesuai bidangnya serta pelibatan industri dan konsultan agar senantiasa menjamin akuntabilitas dan mutu program.   

Ia menyebut beberapa kampus telah memetakan lahan di sekitar wilayahnya, dan kini direncanakan konsolidasi data tersebut untuk memastikan kesesuaian lokasi penanaman, terutama untuk komoditas yang memerlukan lahan spesifik.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyatakan pemetaan agroklimat nasional juga merupakan fokus strategis yang perlu dikolaborasikan.

"Akurasi dan transparansi dalam pemetaan dan pemilihan bibit sangat penting untuk keberlanjutan program," ujar Menteri Amran.

Melalui potensi sinergi ini, diharapkan program pembibitan dan irigasi dapat berhasil secara teknis serta membuka ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret menuju pertanian berkelanjutan, melibatkan generasi muda dan berbasis riset.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Mau Suvenir dari Istana? In...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.