Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karet Sumut Moncer di Pasar Dunia, Tapi Berkahnya Belum Merata!

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karet Sumut Moncer di Pasar Dunia, Tapi Berkahnya Belum Merata! Doc: ANTARA/ Anggi Luthfi Panggabean
Ket. Karet alam Sumatera Utara.

MEDAN – Gabungan Perusahaan Karet Indonesia Sumatera Utara (Gapkindo Sumut) mencatat ekspor karet alam di wilayah ini pada Juni 2025 mencapai 21.795 ton.

Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut Edy Irwansyah mengatakan jumlah ekspor karet tersebut meningkat jika dibandingkan secara year-on-Year (yoy) atau Juni 2024.

"Volume ekspor pada Juni 2025 meningkat 11,45 persen dibandingkan Juni 2024 yang hanya mencapai 19.557 ton," ujar Irwansyah dalam keterangan resmi yang diterima, di Medan, Kamis (31/7).

Meski meningkat secara yoy, dia mengatakan volume karet Sumut pada Juni 2025 menurun jika dibandingkan pada Mei 2025.

Irwansyah menjelaskan volume ekspor karet Sumut pada Mei 2025 tercatat mencapai 22.896 ton atau menurun 4,81 persen.

"Penurunan ini mencerminkan kondisi pasar yang masih tertekan serta terbatasnya pasokan bahan baku dari petani," kata dia.

Menurutnya, terhambatnya produksi karet alam akibat cuaca yang tidak menentu salah satu kendala utama yang membatasi peningkatan ekspor tersebut.

Meskipun telah memasuki musim kemarau, kata dia, curah hujan yang kerap terjadi di Bulan Juni menganggu aktivitas penyadapan di sejumlah daerah.

Kondisi ini diperburuk oleh rendahnya motivasi petani yang mulai enggan menyadap karena tren penurunan harga sejak awal April 2025.

Pada bulan Juni, dia menjelaskan harga rata-rata ekspor (FOB) tercatat sebesar 161,49 sen AS per kilogram menurun dari 171,01 sen AS pada Mei.

"Harga penutupan per 23 Juli naik menjadi 171,30 sen AS memberikan sedikit harapan bagi perbaikan pasar dalam waktu dekat," sebut dia.

Ekspor karet Sumut pada bulan Juni menjangkau 31 negara dengan Eropa menunjukkan peningkatan kontribusi*. Sebanyak 15,34 persen dari total volume ekspor dikirim ke 12 negara Eropa*, naik dari 12,75 persen pada Mei.

Pengiriman tersebar ke Luxembourg 3,70 persen, Romania 2,03 persen, Italia 1,93 persen, Spanyol 1,67 persen, Latvia 1,48 persen, Polandia 1,20 persen, Jerman 0,92 persen, Prancis 0,83 persen, Slovenia 0,46 persen, Bulgaria 0,37 persen, Belgia 0,37 persen, dan Belanda 0,37 persen.

"Distribusi yang cukup merata ini menegaskan bahwa meskipun bukan pasar utama eropa tetap menjadi mitra strategis bagi ekspor karet Sumatera Utara," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.