Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PHRI Bidik Wisman Terdampak Konflik Thailand-Kamboja, Bali Jadi Opsi Aman!

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
PHRI Bidik Wisman Terdampak Konflik Thailand-Kamboja, Bali Jadi Opsi Aman! Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi -Destinasi wisata Plaza Wisnu Bali.

DENPASAR – Menggaet wisatawan mancanegara tidak hanya berdampak pada perekonomian, tetapi juga pada aspek sosial budaya dan lingkungan, menjadikan pariwisata sebagai sektor yang sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali menyebutkan Pulau Dewata berpotensi menggaet wisatawan mancanegara (wisman) yang mengalihkan liburan dari Thailand sebagai dampak konflik Thailand-Kamboja.

“Pola tersebut bisa saja terjadi karena turis ingin berwisata di tempat aman dan nyaman,” kata Sekretaris PHRI Bali Perry Markus di Denpasar, Bali, Minggu (27/7).

Seperti diketahui sejumlah destinasi wisata di Thailand menjadi kompetitor pariwisata Bali yang juga banyak dikunjungi wisman.

Untuk itu, pemerintah dan pelaku pariwisata di Pulau Dewata diharapkan gencar melakukan promosi pariwisata, meningkatkan layanan dan atraksi wisata kepada turis.

Ia mengatakan rata-rata tingkat okupansi perhotelan di Bali berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali per Mei 2025 mencapai di atas 58 persen yang dinilai sebagai angka yang positif.

Sedangkan berdasarkan data BPS Bali, rata-rata lama tinggal wisatawan baik domestik dan mancanegara di Bali per Mei 2025 mencapai 2,61 malam.

“Kami harapkan selain okupansi juga diikuti lama tinggal wisatawan yang lebih lama,” ujar dia.

Sementara itu, berdasarkan catatan Angkasa Pura selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, sepanjang semester pertama 2025 telah melayani 11,4 juta pergerakan penumpang atau naik dibandingkan periode sama 2024 mencapai 11,2 juta pergerakan, dengan hampir 69 ribu pergerakan pesawat.

Dari jumlah tersebut, 7,2 juta pergerakan penumpang di antaranya adalah penumpang internasional.

Sedangkan, lalu lintas penerbangan sepanjang 2024 lalu, Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi bandara tersibuk kedua di Indonesia, dengan total 142 ribu pergerakan atau rata-rata 388 pergerakan pesawat per hari.

Ada pun bandara di Bali menjadi satu-satunya bandara di Indonesia yang dilayani penerbangan komersial reguler oleh maskapai yang menggunakan armada pesawat terbesar Airbus 380-800.

Konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja terjadi di wilayah perbatasan kedua negara tetangga itu pada Kamis (24/7). Lebih dari 30 orang dilaporkan tewas dari kedua belah pihak dan 100.000 lebih orang telah dievakuasi ke daerah yang aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
Pernyataan Trump Bikin Gege...
Olahraga
RB Leipzig Menggila! Eintra...
Nasional
Kemnaker Bidik 70 Persen Lu...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.