Destinasi Baru Dibuka! Pantai Binongko Dipoles Jadi Magnet Wisata Anyar Labuan Bajo
📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
LABUAN BAJO - Memunculkan spot wisata baru sangat penting untuk berbagai alasan, termasuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata, memberikan pengalaman baru bagi wisatawan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Spot wisata baru juga dapat membantu diversifikasi pilihan wisata dan mengurangi tekanan pada tempat-tempat wisata yang sudah populer.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) meluncurkan Pantai Binongko Labuan Bajo sebagai spot wisata baru bagi wisatawan dan masyarakat di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Frans Teguh di Labuan Bajo, Sabtu (26/7), mengatakan Pantai Binongko semakin menambah pilihan wisata pantai bagi wisatawan dan warga di Labuan Bajo.
"Kita tahu masyarakat lokal kan tidak terlalu mudah untuk melakukan aktivitas di pantai," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menyampaikan terima kasih ke Yayasan St Damian Binongko yang telah membuka akses jalan pada sisi selatan panti Rehabilitasi Kusta dan Cacat St Damian Binongko dengan lebar 1.5 meter dengan panjang sekitar 200 meter dari jalan umum sehingga memudahkan wisatawan dan warga menuju Pantai Binongko.
"Terima kasih kepada suster pengelola panti yang sudah punya komitmen dan pantai ini kita bisa jadikan sebagai bagian dari aktivitas wisata bagi masyarakat lokal kita," katanya.
Ia berharap semakin banyak akses menuju pantai yang dibuka sehingga semakin menambah ruang publik, lebih khusus kawasan pantai bagi warga dan wisatawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sehingga banyak alternatif bagi masyarakat yang bisa melakukan aktivitas mandi di pantai ataupun duduk-duduk menikmati sunset, jadi pariwisata ini jangan untuk wisatawan saja, tapi juga untuk masyarakat lokal," katanya.
Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF Dwi Marhen Yono berharap kawasan Pantai Binongko Labuan Bajo dinilai dapat menjadi model integrasi wisata yang inklusif dan berdaya saing.
Pantai Binongko Labuan Bajo selama ini digunakan Panti Rehabilitasi Kusta dan Cacat St Damian Binongko Labuan Bajo sebagai sarana rehabilitasi dan rekreasi bagi para penyandang disabilitas.
"Jadi pantai ini tidak hanya indah secara visual, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan, spiritualitas, dan keberlanjutan,” katanya.
Kepala Panti Rehabilitasi Kusta dan Cacat St Damian Binongko Labuan Bajo Suster Lidwina selaku Pimpinan Unit Yayasan St Damian Binongko menyatakan area pantai merupakan area publik dan akses jalan yang diberikan merupakan upaya agar publik dapat menikmati keindahan alam dan pantai di Labuan Bajo.
Ia berharap Pantai Binongko Labuan Bajo nantinya tetap menjaga nilai-nilai inklusivitas, keberlanjutan, dan spiritualitas yang telah menjadi jiwa dari kawasan ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!