Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Komit Ciptakan Ruang Tumbuh bagi Anak

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 03:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bekasi Komit Ciptakan Ruang Tumbuh bagi Anak Doc: UNICEF
Ket. Pemerintah daerah Bekasi terus berkomitmen untuk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan anak sebagai upaya mewujudkan kota layak anak sekaligus memastikan hak-hak mereka yang dijamin undang-undang.

BEKASI – Anak-anak perlu diberi ruanguntuk tumbuh dan berkembang. “Kami juga komit memberi hak-hak anak sesuai dengan konstitusi,” tutur Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, Kamis (24/7).

Dia menyampaikannya saat peringatan ke-41 Hari Anak Nasional (HAN) tingkat ­Kabupaten Bekasi. Acara dipadukan dengan kegiatan berkolaborasi terus melayani (Botram) Sekolah di SMPN 1 Tambelang.

“Perlu diingat bahwa salah satu hak dasar anak adalah mendapatkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah. Ini penting untuk mendukung tumbuh kembang secara utuh,” tandasnya.

Bupati minta segenap unsur terkait mulai dari keluarga, satuan pendidikan hingga masyarakat luas untuk mendukung serta berkontribusi terhadap pemenuhan hak-hak anak. Ini sangat penting dan strategis demi mewujudkan generasi emas.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha serta semua pihak terkait untuk bersama-sama menguatkan komitmen dalam pemenuhan hak-hak dan perlindungan anak.

“Mari jadikan keluarga, sekolah dan lingkungan sebagai tempat yang menyenangkan, aman serta ramah bagi anak-anak,” ucapnya.

Pemerintah daerah pun terus berkomitmen untuk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan anak sebagai upaya mewujudkan kota layak anak sekaligus memastikan hak-hak mereka yang dijamin undang-undang dapat terpenuhi secara maksimal.

Wakil Ketua Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Bekasi, Nia Asep Surya Atmaja, menekankan bahwa anak-anak dari Sabang sampai Merauke merupakan satu saudara.

Ini sesuai dengan tema peringatan HAN 2025: Anak Indonesia Bersaudara.

“Saya ingin terus mendorong agar anak-anak Kabupaten Bekasi tumbuh dengan nilai persaudaraan. Mereka saling menghargai, saling menolong, dan tidak membedakan teman karena latar belakang agama atau suku,” katanya.

Nia mengajak kepada segenap masyarakat untuk ­senantiasa hadir sebagai pelindung, pendengar dan pendamping terbaik bagi anak-anak. Ini demi menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul.

“Kita harus berikan ruang untuk tumbuh. Biarkan anak menyampaikan suara karena mereka bukan hanya masa depan, tapi juga masa kini. Mereka perlu didukung sepenuhnya agar menjadi anak cerdas, peduli dan berani menyuarakan hal-hal baik,” ujarnya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.