Pemprov DKI Gandeng PPATK Berantas Judol di Kalangan ASN
📅 Rabu, 23 Jul 2025, 23:00 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Andri Widiyanto
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik judi online (judol) di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta. Ia ingin menciptakan pemerintahan yang transparan dan bersih, salah satunya dengan menindak tegas ASN yang terlibat judol.
Hal ini disampaikannya dalam acara penandatanganan Nota Kesepakatan dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/7).
"Saya memang pengen Pemerintahan DKI menjadi pemerintahan yang dikelola secara terbuka. Maka untuk itu, mohon tadi yang disampaikan oleh kepala PPATK mengenai judol itu mendapatkan atensi kita, terutama buat ASN kita," ujar Gubernur Pramono.
Gubernur Pramono menegaskan, Pemprov DKI akan melakukan pembinaan kepada ASN yang terlibat judi online. Sebab menurutnya, mayoritas ASN yang terlibat judi online merupakan korban.
"Siapapun ASN yang bermain-main dengan judol, tentunya kita harus melakukan pembinaan," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Pramono menyebut akan meminta data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait ASN DKI Jakarta yang terindikasi bermain judi online. Sehingga dapat diberikan pembinaan terhadap para ASN tersebut.
"Tetapi kalau memang sudah tidak ya tentunya kami akan mengambil tindakan untuk itu. Termasuk salah satunya tidak memberikan kesempatan promosi jabatan bagi yang bersangkutan," jelas Gubernur Pramono.
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, mengungkapkan ada lebih dari 600 ribu pemain judi online di Jakarta, dengan deposit mencapai lebih dari Rp3 triliun dalam setahun terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Transaksinya 17.500.000 kali transaksi. Bisa dibayangkan perhatian yang harus kita, sumber daya yang harus kita lakukan untuk memberantas ini semua," kata Ivan.
Ia memastikan PPATK siap memberikan data yang dibutuhkan untuk membantu memberantas judi online di kalangan ASN Jakarta.
"PPATK akan selalu siap membantu apapun yang dibutuhkan oleh Bapak, khususnya terkait dengan data transaksi," tegas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!