Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Cirebon Kenalkan Produk "Ecoprint" Daun Jati di KKJ 2025

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 22:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Cirebon Kenalkan Produk "Ecoprint" Daun Jati di KKJ 2025 Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Cirebon Effendi Edo (tiga dari kiri) saat memperkenalkan busana ecoprint bermotif daun jati hasil karya pelaku UMKM dalam ajang Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025 di Bandung, Jabar.

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, memperkenalkan busana ecoprint bermotif daun jati hasil karya pelaku UMKM daerahnya dalam ajang Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, di Cirebon, Jabar, Minggu (20/7), mengatakan produk fesyen itu tampil dengan mengusung konsep busana berbahan pewarna alami dengan motif khas yang mencerminkan identitas budaya daerah.

Ia menyebutkan keikutsertaan Kota Cirebon dalam ajang KKJ dan PKJB, merupakan langkah strategis untuk memperluas promosi produk UMKM serta memperkuat karakter lokal dalam industri kreatif.

"Kami, pemerintah daerah hadir membersamai UMKM agar mereka melangkah lebih jauh, menembus pasar nasional bahkan internasional, melalui ajang ini," katanya.

Edo juga optimistis melalui ajang ini akan lahir wirausahawan tangguh dari Cirebon, yang mampu bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat global.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Cirebon Noviyanti Edo menuturkan bahwa busana yang dipamerkan pihaknya membawa pesan kuat mengenai jati diri Cirebon.

"Kami ingin menghadirkan warna yang berbeda, sesuatu yang benar-benar mencerminkan ruh Cirebon. Motif daun jati dalam teknik ecoprint ini adalah bagian dari identitas kita," ujarnya.

Menurut dia, motif daun jati yang biasanya digunakan untuk membungkus nasi jamblang, kini diangkat dalam bentuk karya busana yang ramah lingkungan dan bernilai estetika tinggi.

Lebih lanjut, ia mengatakan peragaan busana yang diikuti Kota Cirebon menjadi salah satu agenda utama dari rangkaian KKJ dan PKJB yang berlangsung bersamaan dengan West Java Syariah Economic Festival pada 18-20 Juli 2025.

Ia menyampaikan ketiga agenda ini merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan pemangku kepentingan di bidang ekonomi kreatif untuk memperkuat ekosistem UMKM.

"Melalui ajang ini, kami mempertegas bahwa dalam selembar kain ecoprint bermotif daun jati, tersimpan kekuatan budaya, ekonomi, dan harapan masa depan," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pemkab Bekasi Bersiap Diri untuk Pilkades

36 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Pemkab Bekasi Bersiap Diri ...
Megapolitan
Semarak Konser Akbar hingga...
Nasional
Latsarmil Calon Manajer Kop...

Kemenham Jajaki Kota Berbasis HAM

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Kemenham Jajaki Kota Berbas...
Nasional
Diskusi Bahas "Dampak Damai...
Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.