Listrik Tenaga Surya Masuk Sekolah Papua, Kenapa Harus Tunggu Selama Ini?
Minggu, 20 Jul 2025, 20:45 WIBJAYAPURA - PLTS mikro memungkinkan daerah pelosok untuk menghasilkan listrik secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik pusat yang mungkin tidak stabil atau tidak tersedia.Â
Di daerah terpencil, akses terhadap energi seringkali terbatas. PLTS mikro dapat menjadi solusi untuk menerangi rumah tangga, sekolah, dan fasilitas umum lainnya, meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang pendidikan dan ekonomi.Â
Meskipun membutuhkan investasi awal, PLTS mikro dapat menghasilkan penghematan biaya jangka panjang karena tidak bergantung pada bahan bakar fosil yang mahal dan fluktuatif.Â
PT PLN (Persero) melakukan pemasangan pembangkit listrik tenaga listrik (PLTS) mikro di sekolah-sekolah di Papua Tengah melalui program Super Solusi Untuk Negeri (Super Sun).Â
Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nabire Rakhel Monika Rumbewas dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Sabtu (19/7), mengatakan salah satunya pemasangan PLTS mikro dilakukan di SD YPK Elim Berakha Napan di Distrik Napan, Nabire, Papua Tengah, dengan daya 1.300 volt ampere (VA).Â
"Sejauh ini pemasangan Super SUN terbanyak ada di Kabupaten Intan Jaya dengan 22 unit. Kami sedang menjejaki khususnya untuk sekolah-sekolah, agar dapat terlistriki, dan anak-anak dapat belajar dengan baik," katanya.
Dan pemasangan PLTS mikro sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT) di SD tersebut, menurut Rakhel, memang merupakan bagian dari program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran tahap kedua yang diinisiasi pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.Â
Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan infrastruktur dasar yang memadai, termasuk akses listrik.
"Dengan hadirnya listrik PLN, sekolah ini kini memiliki sumber penerangan yang stabil, membuka peluang lebih luas untuk pengembangan kegiatan belajar mengajar, termasuk potensi digitalisasi pembelajaran," ujar dia.Â
Ia mengatakan pemasangan Super Sun di SD YPK Elim Berakha Napan adalah bukti nyata komitmen PLN untuk hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
"Dengan adanya listrik, kami berharap anak-anak di SD YPK Elim Berakha Napan dapat belajar dengan lebih nyaman, mengakses informasi digital, dan mengembangkan potensi diri secara maksimal," katanya.Â
Sejauh ini, menurut Rakhel, ada 84 pembangkit listrik EBT dari program Super Sun yang sudah terpasang di beberapa Kabupaten di Papua Tengah, yaitu Kabupaten Nabire, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Paniai dan Kabupaten Intan jaya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lombok Timur Tekor Demi Sinyal: Internet Habiskan Miliaran Rupiah
-
Setelah 200 Tahun, Tiba-tiba Film Frankenstein Populer Lagi di Hollywood
-
Dunia Akan Lampaui Target Iklim 1,5 Derajat Celcius pada Dekade Mendatang
-
Sapu Bersih Myanmar, Indonesia Percaya Diri Hadapi Malaysia
-
Ancaman Alih Fungsi Lahan
-
Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian, Sabtu (17/1), Kembali Alami Kenaikan
-
Proyek PLTS Karangkates Tidak Mengganggu Fungsi Utama Pengelolaan Air
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.