Belgia Tak Bisa Lepas dari Pasokan LNG Russia Ditengah Sanksi Eropa

Selasa, 04 Agu 2026, 16:03 WIB

MOSKOW - Belgia, untuk pertama kalinya sejak pecah krisis Timur Tengah, sepenuhnya bergantung pada impor gas alam cair (LNG) dari Russia melalui kapal tanker selama Juli, lapor kantor berita Belga, seperti dikutip RIA Novosti dari Moskow, Selasa (4/8).

Ketergantungan tersebut hanya berlaku untuk LNG yang diangkut melalui kapal tanker. Belgia tetap menerima pasokan gas alam melalui jaringan pipa dari Norwegia dan Inggris.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Merujuk pada data yang tersedia, total pasokan LNG ke Belgia pada Juli turun lebih dari 40 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Russia menjadi satu-satunya pemasok LNG ke Belgia selama Juli dengan volume ekspor sekitar 0,4 juta ton.

Laporan media Belgia itu menyebutkan perusahaan-perusahaan Eropa pada musim panas ini hampir tidak membeli tambahan LNG untuk mengisi fasilitas penyimpanan bawah tanah menjelang musim dingin karena harga tetap tinggi.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu krisis energi yang serius apabila stok tidak mencukupi saat kebutuhan pemanasan meningkat.

Tahun lalu, Belgia masih mengimpor LNG dari Russia maupun negara lain. Qatar menyumbang sekitar 16 persen dari total impor LNG Belgia. Namun, setelah situasi di Timur Tengah memburuk, pasokan dari negara itu terhambat.

Meningkatnya ketegangan di sekitar Iran menyebabkan Selat Hormuz secara de facto terblokade. Selat Hormuz merupakan jalur utama pengiriman minyak dan LNG dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Gangguan pada jalur pelayaran tersebut telah mendorong kenaikan harga energi di pasar internasional.

LNG memainkan peran penting dalam bauran energi Belgia, terutama untuk memenuhi kebutuhan industri dan pembangkit listrik. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.