- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dunia Akan Lampaui Target ...
Dunia Akan Lampaui Target Iklim 1,5 Derajat Celcius pada Dekade Mendatang
Kamis, 06 Nov 2025, 01:00 WIBSAO PAULO â Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Environment Programme/UNEP) pada Selasa (4/10) mengatakan bahwa dunia telah gagal memenuhi target utama perubahan iklim untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celcius, dan kemungkinan akan melampaui ambang batas ini dalam dekade berikutnya.Â
Laporan Kesenjangan Emisi tahunan menyatakan bahwa karena lambatnya tindakan negara-negara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global, kini jelas bahwa dunia akan melampaui target inti Perjanjian Paris 2015, setidaknya untuk sementara.
âHal ini akan sulit untuk dibalikkan karena memerlukan pengurangan emisi gas rumah kaca yang lebih cepat dan lebih besar untuk meminimalkan kelebihan emisi,â kata UNEP.
Penulis utama laporan Anne Olhoff mengatakan pengurangan emisi yang besar saat ini dapat menunda terjadinya kelebihan emisi, tetapi kita tidak dapat lagi sepenuhnya menghindarinya.
Perjanjian Paris 2015 berkomitmen negara-negara harus membatasi kenaikan suhu rata-rata global hingga 2 derajat Celcius di atas tingkat praindustri dan bertujuan mencapai 1,5 derajat Celcius. Namun, janji terbaru pemerintah untuk mengurangi emisi di masa mendatang, jika dipenuhi, akan menyebabkan dunia menghadapi pemanasan sebesar 2,3 hingga 2,5 derajat Celsius, kata UNEP.
Angka tersebut sekitar 0,3 derajat Celcius lebih rendah dari pemanasan yang diproyeksikan PBB setahun lalu. Hal ini mengindikasikan bahwa rencana pengurangan emisi baru yang diumumkan pada tahun 2025 oleh berbagai negara, termasuk dari Tiongkok sebagai penghasil emisi terbesar, telah gagal untuk menutup kesenjangan tersebut secara substansial.
Tiongkok berjanji pada September lalu untuk mengurangi emisi sebesar 7 hingga 10 persen dari puncaknya pada tahun 2035. Para analis mencatat negara tersebut cenderung menetapkan target yang sederhana dan melampauinya.
Temuan ini menambah tekanan pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-30 (Conference of the Parties/COP30) pada November, di mana negara-negara akan berdebat tentang cara memulai dan mendanai tindakan yang lebih cepat untuk mengendalikan pemanasan global.
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Plt Bupati: Warga Bekasi Diingatkan Pakai Masker untuk Cegah Wabah Super Flu
-
PBB Sampaikan Belasungkawa bagi Korban Banjir di 4 Negara Asia
-
Panda Liar Makin Terlindung di Tiongkok
-
Menhan AS: Operasi Militer ke Suriah Balas Serangan ISIS
-
Kim Woo Bin dan Shin Min Ah Resmi Menikah Setelah 10 Tahun Berpacaran
-
Mengkhawatirkan! Ekspor Makanan Laut Vietnam Anjlok
-
Hotel Ciputra Jakarta Resmi Menerima Sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Ctrip
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.