Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Calon Pekerja Migran Ikuti Tes Kemampuan Kerja ke Korsel

📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Ribuan Calon Pekerja Migran Ikuti Tes Kemampuan Kerja ke Korsel Doc: ANTARA/HO-KP2M
Ket. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani (tengah) dalam acara tes kemampuan calon pekerja migran di Semarang, Sabtu (19/7).

Jakarta --  Sebanyak 2.261 calon pekerja migran Indonesia di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, mengikuti tes kemampuan bekerja untuk penempatan sektor perikanan ke Korea Selatan melalui skema kerja sama antarpemerintah (G to G).

"Kami mendorong mereka menyiapkan diri sebaik-baiknya karena akan ada ujian interview langsung oleh tim dari Korea dan tes-tes terkait pekerjaan yang akan mereka lakukan," kata Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani.

Dalam penjelasan persnya usai memantau pelaksanaan acara itu di Semarang, dia mengatakan ribuan peserta tersebut merupakan hasil seleksi dari 10.528 lebih pendaftar yang tercatat di Siskop2MI milik Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI).

Peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia itu mengikuti tes kemampuan yang berlangsung mulai 18 hingga 20 Juli 2025.

Para peserta tersebut berasal dari 25 provinsi, dengan yang terjauh dari Papua Tengah dan Nusa Tenggara Timur.  Sementara jumlah peserta terbanyak berasal dari Jawa. Adapun kuota job order dari Korsel tahun ini mencapai 8.200 lowongan.

Wamen Christina juga memberikan motivasi dan arahannya kepada para peserta, serta meminta mereka tetap tenang dan percaya diri menghadapi tahapan seleksi.

"Skill test ini menjadi salah satu faktor penentu kelulusan untuk bekerja di Korea Selatan. Jadi, jalani setiap sesi dengan tenang sehingga dapat memikirkan jawaban yang bagus, tapi juga jangan terlalu lama mikirnya," ujar Christina.

Wamen P2MI itu juga mengingatkan para calon pekerja migran tentang pentingnya menjaga etika dan nama baik Indonesia selama bekerja di luar negeri.

"Jika nantinya lulus dan berhasil berangkat ke Korea Selatan, saya harap adik-adik dapat menjaga nama baik Indonesia," katanya.

Christina menutup arahannya dengan memberikan pesan penyemangat kepada seluruh peserta.

"Menjadi sukses butuh perjuangan. Namun, dengan persiapan yang matang, usaha yang tak kenal lelah, dan doa orangtua, segala mimpi bisa tercapai," kata kandidat doktor ilmu hukum ini menambahkan.

Tes kemampuan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Human Resources Development Service of Korea (HRDK).

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti serangkaian tahapan tes, mulai dari wawancara, uji fisik, dan keterampilan dasar (basic skill) yang seluruhnya dilaksanakan langsung oleh HRDK.

Tes kemampuan itu sekaligus menjadi komitmen KP2MI untuk memperkuat tata kelola pekerja migran yang bermartabat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

42 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.