Daftar Lengkap Kandang 18 Peserta Liga Super 2025/2026
📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 21:33 WIB | Oleh: Tim PenulisKepindahan Bhayangkara ke Lampung merupakan bagian dari rebranding dan pendekatan klub ke wilayah yang belum memiliki tim sepak bola di strata elit. Dengan nama baru Bhayangkara Presisi Indonesia FC dan markas di Lampung, klub ini berharap membangun basis suporter baru serta menjadikan stadion ini sebagai rumah jangka panjang.
8. Dewa United FC – Banten International Stadium (Serang, ±30.000)
Sebagaimana Bhayangkara, Dewa United pun menjadi salah satu klub Super League yang memilih untuk berpindah markas pada musim 2025/2026. Setelah pada musim-musim sebelumnya mereka kerap berbagi kandang dengan Persita Tangerang di Indomilk Arena, kali ini Dewa memilih bergeser.
Dewa memilih untuk pindah ke Banten International Stadium (BIS). Stadion yang sempat terabaikan karena tidak ada tim penyewa itu, kini seolah memiliki darah baru dengan kehadiran Anak Dewa. Terlebih, Dewa mengakhiri musim 2024/2025 di posisi kedua dan telah menghadirkan banyak pemain papan atas untuk melengkapi skuadnya.
9. Madura United FC – Stadion Gelora Ratu Pamelingan (Pamekasan, ±13.500)
Stadion Gelora Ratu Pamelingan merupakan kandang Madura United yang berlokasi di Kabupaten Pamekasan. Dengan kapasitas sekitar 13.500 penonton, stadion ini menjadi pusat sepak bola di Pulau Madura sejak klub ini resmi berdiri pada 2016.
Sebelum digunakan oleh Madura United, stadion ini sempat menjadi markas Persepam Pamekasan. Sejak era Liga 1, Madura United memanfaatkannya sebagai kandang utama dengan dukungan luar biasa dari Laskar Sakera. Madura pernah pindah ke Stadion Gelora Bangkalan pada musim 2024/2025, namun kini mereka telah kembali ke markas sendiri.
10. Malut United FC – Stadion Gelora Kie Raha (Ternate, ±15.000)
Stadion Gelora Kie Raha terletak di Ternate dan menjadi markas utama Malut United FC yang promosi ke Liga 1 musim 2025/2026. Kapasitasnya sekira 15.000 penonton dan menjadi stadion kebanggaan masyarakat Maluku Utara.
Malut United pada musim pertamanya berlaga di kompetisi strata tertinggi Indonesia pernah menggunakan Stadion Madya, Jakarta, sebagai kandang. Kini Stadion Kie Raha yang juga pernah menjadi markas Persiter Ternate menjadi rumah Malut United.
Kehadiran Malut United di Super League menjadi momen bersejarah karena menghadirkan kembali wakil Indonesia Timur dari kepulauan ke kasta tertinggi. Meski stadion ini masih dalam tahap pembenahan fasilitas, semangat lokal dan antusiasme warga Ternate dan sekitarnya menjadi kekuatan tersendiri bagi klub ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
11. Persijap Jepara – Stadion Gelora Bumi Kartini (Jepara, ±8.570)
Terletak di pesisir Utara Jawa Tengah, Kabupaten Jepara, Stadion Gelora Bumi Kartini akan kembali menjadi panggung sepak bola kasta tertinggi di Indonesia mulai musim 2025/2026. Stadion ini merupakan stadion bersejarah yang telah digunakan sejak Persijap masih berlaga di Divisi Utama.
Dengan hanya berkapasitas sekira 8.750 penonton, stadion ini berkapasitas kecil dibandingkan markas klub-klub Super League lainnya. Meski demikian, dapat dipastikan kelompok-kelompok suporter Persijap yakni Jetman dan Banaspati akan selalu membakar semangat skuad Laskar Kalinyamat.
12. Persik Kediri – Stadion Brawijaya (Kediri, ±10.000–20.000)
Stadion Brawijaya adalah markas klasik Persik Kediri yang sudah digunakan sejak era kejayaan Macan Putih pada awal 2000-an, termasuk saat mereka menjuarai Liga Indonesia dan bertarung di Liga Champions Asia. Kapasitasnya bervariasi antara 10.000 hingga 20.000 karena belum sepenuhnya berkonsep all-seater.
Infrastruktur dan pencahayaan stadion ini sempat diperbaiki demi memenuhi standar kompetisi modern. Menyambut Super League 2025/2026, di Stadion Brawijaya juga akan ada beberapa renovasi ringan demi kenyamanan tim dan penonton.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski tidak besar, atmosfer yang dihasilkan oleh Persikmania di stadion ini membuat Brawijaya menjadi salah satu kandang yang sulit ditaklukkan di kompetisi elit sepak bola Indonesia.
13. Persis Solo – Stadion Manahan (Surakarta, ±20.000)
Stadion Manahan adalah salah satu stadion paling modern di Indonesia setelah direnovasi total pada 2020. Terletak di Surakarta, stadion ini memiliki kapasitas sekitar 20.000 penonton dan sudah mengadopsi konsep single-seat penuh.
Selain menjadi kandang Persis Solo, Manahan juga beberapa kali digunakan sebagai arena netral untuk pertandingan tim nasional maupun turnamen pramusim. Bahkan stadion ini juga merupakan tempat berlangsungnya final Piala Dunia U-17 2023, yang dimenangi oleh timnas Jerman melalui adu penalti.
Sempat menjadi kandang Persijatim, Solo FC, dan Pelita Solo, kini stadion yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1998 itu kembali menjadi milik tim asli Surakarta, Persis Solo.
14. Persita Tangerang – Stadion Sport Center Kelapa Dua (Tangerang, ±30.000)
Stadion Sport Center Kelapa Dua, atau dikenal juga dengan nama Indomilk Arena, adalah markas Persita Tangerang yang berada di Kabupaten Tangerang. Kapasitas stadion ini sekira 15.000 dan menjadi salah satu stadion dengan fasilitas modern.
Stadion ini dibangun pada 2014 dan sempat menggunakan nama Stadion Benteng Taruna. Pendekar Cisadane menjadi pengguna Stadion Sport Center Kelapa Dua sejak mereka masih berlaga di Liga 2 pada 2018.
15. PSBS Biak – Stadion Maguwoharjo (Sleman, ±20.000–40.000)
PSBS Biak telah mendaftarkan Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, untuk menjadi kandang mereka saat menjalani Super League musim 2025/2026. Hal itu dilakukan karena markas mereka, Stadion Cendrawasih, yang terletak di Biak Numfor, belum memenuhi standar untuk menjadi tempat pertandingan kompetisi yang diatur Super League.
Hal ini bukan sesuatu yang baru bagi PSBS, sebab pada musim 2024/2025, mereka juga pernah menjadi tim musafir dengan berkandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dan Stadion Papua Bangkit. Dengan demikian pada Super League 2025/2026, untuk 17 pertandingan kandang, Stadion Maguwoharjo tidak akan menjadi tempat pemilik aslinya, PSS Sleman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!