Padang Peringati HUT ke-356 dengan Lomba Selaju Sampan di Sungai Batang Arau
📅 Jumat, 18 Jul 2025, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan lomba Selaju Sampan yakni sebuah permainan rakyat yang sudah ada sejak zaman Kolonial Belanda dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-356 Kota Padang.
"Selaju Sampan ini dalam rangka memeriahkan HUT Ke-356 Kota Padang yang dilaksanakan 7 hingga 10 Agustus 2025," kata Ketua Panitia HUT Kota Padang yang juga Asisten II Sekretariat Kota Padang, Didi Aryadi di Kota Padang, Jumat.
Didi mengatakan lomba Selaju Sampan akan dilaksanakan di Batang Arau, Seberang Palinggam, Kota Padang mulai pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Lomba perahu yang sudah ada sejak zaman Kolonial Belanda itu diharapkan menjadi hiburan rakyat rangkaian HUT Kota Padang.
Saat ini pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang terus mematangkan persiapan lomba Selaju Sampan di Batang Arau, salah satunya pengerukan sedimen di dasar sungai menggunakan ekskavator.
"Pengerukan dilakukan di sepanjang Batang Arau. Kita harapkan nanti peserta dan penonton nyaman untuk berlomba dan menyaksikannya," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengutip laman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Selaju Sampan atau yang lebih dikenal Selaju Sampan Dayuang Palinggam merupakan permainan rakyat yang sudah ada sejak zaman Kolonial Belanda.
Perlombaan dayung sampan ini sempat vakum dan kembali dimunculkan ke publik sebagai upaya pelestarian permainan rakyat.
Selaju Sampan diperkirakan sudah diadakan sebelum 1930an. Namun, lomba ini sempat ditiadakan karena pecahnya perang dunia kedua.
Pada masa itu juga sudah ada klub selaju sampan dengan nama Seberang Palinggam Sejati (SPS). Kala itu, formasi selaju sampan diawaki oleh 12 orang pedayung. Sampan yang digunakan memiliki lebar sekitar satu meter dengan panjang sekitar 12 meter.
Perlombaan dilaksanakan di Sungai Batang Arau kawasan Seberang Palinggam dengan panjang lintasan sekitar 500 meter. Pemenang ditandai dengan sampan paling depan atau yang berhasil menyentuh dayungnya dengan labu-labu (garis finis) yang tergantung pada seutas tali melintang di atas sungai.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!