Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BBMKG Terbitkan Peringatan Dini Gelombang 6 Meter di Perairan Bali

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 16:36 WIB | Oleh:
BBMKG Terbitkan Peringatan Dini Gelombang 6 Meter di Perairan Bali Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Sejumlah kapal bersiap sandar di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (7/6).

DENPASAR, BALI - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi gelombang laut tinggi diperkirakan hingga enam meter di perairan selatan Bali pada 19-22 Juli 2025.

Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Jumat, menjelaskan selain di perairan selatan Bali, gelombang tinggi tersebut juga berpotensi terjadi di Selat Lombok bagian selatan.

Menurut analisis kondisi atmosfer, arah angin di perairan utara Bali bergerak dari arah tenggara-selatan mencapai hingga 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam.

Sedangkan di wilayah selatan Bali, arah angin diperkirakan bergerak dari arah timur tenggara mencapai sekitar 20 knot.

Sementara itu, ketinggian gelombang laut di wilayah lain di Bali di antaranya di Selat Bali bagian selatan dan Selat Badung diperkirakan mencapai hingga empat meter.

Sedangkan di perairan utara Bali dan Selat Lombok bagian utara diperkirakan mencapai hingga 2,5 meter.

Selat Bali adalah jalur penyeberangan Bali-Jawa, dan Selat Lombok adalah penyeberangan Bali-Lombok.

Kemudian Selat Badung adalah jalur penyeberangan Denpasar menuju destinasi wisata Pulau Nusa Penida yang termasuk wilayah Kabupaten Klungkung.

Selain itu, Selat Badung juga merupakan jalur pelayaran yang dilintasi kapal pelayaran dari Denpasar menuju kota-kota di Indonesia bagian timur.

Sedangkan perairan selatan Bali merupakan jalur kapal perikanan tangkap.

BMKG menjelaskan kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Adapun pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Kemudian, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Sedangkan, operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Masyarakat dapat membarui informasi cuaca maritim pada laman bbmkg3.bmkg.go.id atau maritim.bmkg. go.id.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.