14.569 Warga Kota Bengkulu Manfaatkan Program BPJS Kesehatan Gratis

Kamis, 17 Jul 2025, 13:27 WIB

KOTA BENGKULU - Sebanyak 14.569 masyarakat di Kota Bengkulu, Provinsi telah memanfaatkan Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan secara gratis.

“Ini sebagai bentuk kepedulian dari pemimpin untuk kebahagiaan masyarakat dengan memberikan jaminan kesehatan gratis. Insya Allah warga Kota Bengkulu akan merasa bahagia,” kata Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi di Bengkulu, Kamis (17/7).

Ket. Foto: Ilustrasi pelayanan BPJS Kesehatan gratis di Kota Bengkulu, Bengkulu. — Sumber: antara foto

Ia menyebut dengan adanya Program BPJS Kesehatan gratis tersebut, masyarakat Kota Bengkulu telah terjamin kesehatannya dan tidak perlu khawatir terkait biaya saat membutuhkan bantuan kesehatan.

Sebab, melalui BPJS Kesehatan gratis tersebut menjadi komitmen pemerintah dalam menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat Kota Bengkulu dengan menjamin kesehatan warga melalui program tersebut.

Di sisi lain, Pemkot Bengkulu juga telah menerima alokasi tambahan kuota sebanyak 76.276 masyarakat tidak mampu untuk wilayah tersebut pada Program BPJS Kesehatan gratis dari pemerintah pusat.

“Kuota ini sangat membantu masyarakat dan penerimanya akan kita verifikasi agar tepat sasaran,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang.

Adanya penambahan kuota tersebut, Wali Kota Bengkulu menginstruksikan seluruh camat dan lurah di wilayah tersebut untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat kurang mampu agar dapat diusulkan untuk menerima Program BPJS Kesehatan gratis.

“Nanti ada gerakan seluruh camat, lurah hingga RT dan RW untuk mengusulkan keluarga yang miskin supaya semuanya dapat terakomodir layanan kesehatan ini,” kata Sahat lagi.

Karena menurutnya, penerimaan Program BPJS Kesehatan gratis harus masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau yang sekarang telah berubah nama menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sahat menjelaskan, DTSEN merupakan data populasi individu dan keluarga penduduk Indonesia, serta memuat profil sosial ekonomi lebih lengkap dan terperinci.

“Nanti petugas menemui target keluarga untuk didata mulai dari status kesejahteraan sosialnya, pendidikannya dan kepemilikan harta bendanya,” katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Wagub Rano Karno Sapa Peserta Jamnas XII, Dorong Pramuka Jadi Agen Perubahan

Operasi Lutut Lebih Aman dan Terukur, RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi ROSA

Esports Nations Cup Ditunda ke November 2027, Ini Alasan Resmi EF

Purbaya: Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Paling Cepat bisa Berlaku September 2026

Ajang Lari Cirebon QRIS Run 2026, Sarana Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan QRIS

Inovasi Investasi dan Layanan Privilege Antarkan Danamon Raih Dua Penghargaan

Dompet Dhuafa Siapkan 81 Ton Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT

Purbaya: Insentif Motor Listrik Sudah Bisa Berlaku Mulai September 2026

7.000 Warga Pulau Palue Butuh Air Bersih, KemePU Kerahkan Tandon dan Survei Geolistrik

Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara

OT Group Konsisten Gelar Upacara Kemerdekaan di Pabrik dan Depo

LG Perkuat Pemasaran WashTower, Gandeng Dealer Spesialis untuk Perluas Edukasi Konsumen

Nelayan Kendari Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang pada 19 hingga 22 Agustus 2026

KAI Bangun 8 Tower Rusun MBR di Manggarai, Harga dan Skema Kredit Jadi Sorotan

Triwulan II-2026, Sektor Transportasi dan Pergudangan Tumbun 5,65%

InJourney Destination Bantu Rehab Rumah Nenek Kroniah di Sleman Agar Layak Huni

Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

Pascagempa di NTT, Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal

Sumatera Utara Diprediksi BMKG Masih Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan

Sejarah Mencatat! Akan Ada Pemain Indonesia Pertama Berlaga di Liga Champions

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.