Satgas TNI di Bastille Day: Simbol 75 Tahun Kemitraan Indonesia–Prancis
📅 Rabu, 16 Jul 2025, 09:50 WIB | Oleh: Tim PenulisBagi Indonesia, kesepakatan tersebut menjadi penting untuk memperbarui alat utama sistem persenjataan, terutama di udara dan laut, yakni terkait pembelian alutsista strategis pesawat tempur Rafale dan kapal selam Scorpene buatan industri militer Prancis.
Sesuai dengan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia?? atau UU TNI, pembelian alutsista strategis menjadi penting untuk memenuhi tugas pokok TNI.
Tugas pokok tersebut seperti menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman maupun gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
Dengan demikian, pembelian alutsista tersebut dapat sedikit menjawab pertanyaan awam mengenai peningkatan kapasitas prajurit kita dalam menjalankan tugas pokok tersebut seiring dengan langkah negara-negara kuat lainnya yang selalu memperbarui sistem senjata mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Walaupun demikian, tentu pemerintah tetap perlu mendorong kemajuan industri pertahanan di dalam negeri.
Sementara itu, langkah diplomasi pertahanan RI dengan Prancis tersebut membuka jalan lain. Presiden Macron mengundang Indonesia untuk berpartisipasi sebagai tamu kehormatan dalam perayaan hari nasional mereka, yakni Hari Bastille, yang menandai berdirinya Republik Prancis modern dan melahirkan motto nasional liberté, égalité, fraternité yang memiliki arti kebebasan, persamaan, dan persaudaraan.
Presiden Prabowo tidak menyia-nyiakan kesempatan dengan segera memerintahkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk menyiapkan kontingen terbaik.
Langkah tersebut dapat dinilai sebagai upaya merekatkan diplomasi RI-Prancis yang telah berusia 75 tahun, dan sebagai bagian diplomasi pertahanan.
Menunjukkan Indonesia adalah yang terbaik, dan menjaring kerja sama baru atau membuka diplomasi pertahanan antara Indonesia dengan negara lain.
Apalagi hal tersebut bukan yang pertama bagi prajurit Indonesia di tahun ini. Sebelumnya, pasukan gabungan bernama Kontingen Patriot Indonesia sempat tampil dalam peringatan Hari Republik India Ke-76 pada 26 Januari 2025.
Hari Bastille
Langkah Pemerintah RI yang bergerak cepat untuk memenuhi undangan Presiden Macron sebagai kontingen kehormatan patut diapresiasi, dan kemudian terbentuk sebuah pasukan gabungan hasil seleksi yang dinamakan Satgas Patriot II.
Bagi Menhan, kesempatan langka tersebut menunjukkan Indonesia mendapatkan tempat yang cukup terhormat di tingkat internasional, terutama di negara-negara yang sedang berusaha mengembangkan teknologi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!