Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjualan Pertamax Green Lampaui Target, Iwan Bule Tinjau Langsung SPBU di Semarang

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Penjualan Pertamax Green Lampaui Target, Iwan Bule Tinjau Langsung SPBU di Semarang Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Komut Pertamina (Persero) M. Iriawan atau biasa disapa Iwan Bule melakukan kunjungan ke SPBU 41.502.02 Sisingamangaraja, Kota Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan kemarin.

SEMARANG – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), M. Iriawan melakukan kunjungan ke SPBU 41.502.02 Sisingamangaraja, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), akhir pekan kemarin, guna memastikan langsung progres penjualan produk terbaru Pertamax Green yang diluncurkan sebulan lalu.

Hasilnya menggembirakan, penjualan Pertamax Green di Kota Semarang berhasil melampaui target awal.

Dalam kunjungannya, M Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule mengungkapkan apresiasinya terhadap kinerja jajaran Pertamina yang sukses membangun antusiasme masyarakat terhadap bahan bakar ramah lingkungan ini.

“Penjualan Pertamax Green di Semarang sudah mencapai 1.100 liter per hari, jauh di atas prediksi awal yang hanya 450 liter. Ini membuktikan respons masyarakat sangat baik terhadap produk ini,” ujar Iriawan.

Selain memantau distribusi Pertamax Green, Komisaris Utama Pertamina juga meninjau fasilitas program ramah lingkungan lainnya yang diterapkan di SPBU tersebut.

Di antaranya adalah UCollect, yaitu sistem pengumpulan minyak jelantah dari masyarakat, serta Reverse Vending Machine (RVM), mesin daur ulang botol plastik yang terintegrasi di lingkungan SPBU.

Iriawan menyatakan kegembiraannya melihat secara langsung masyarakat terlibat aktif. “Saya lihat sendiri warga memasukkan minyak jelantah ke UCollect, bahkan ada yang menyetor hingga 4,5 liter. Ini membuktikan bahwa program ini menyentuh langsung ke masyarakat. Begitu juga dengan RVM, yang ternyata informasinya menyebar lewat grup WhatsApp RT dan RW. Ini luar biasa,” tuturnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang turut membantu menyosialisasikan program-program keberlanjutan Pertamina.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut, agar masyarakat semakin sadar bahwa minyak jelantah dan botol plastik pun bisa bernilai ekonomi,” lanjutnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga JBT, Taufiq Kurniawan, menambahkan bahwa distribusi Pertamax Green kini diperluas ke wilayah lain. Sejak 7 Juli 2025, produk ini telah tersedia di tiga SPBU tambahan di Kota Surakarta dan Yogyakarta.

“Kami melihat potensi besar di wilayah Jawa Tengah dan DIY, dan optimis konsumsi Pertamax Green akan terus meningkat. Produk ini tidak hanya menawarkan kualitas tinggi, tetapi juga membawa misi keberlanjutan lingkungan,” jelas Taufiq.

Sebagai penutup kunjungan, Iriawan menyapa langsung pelanggan SPBU dan memberikan apresiasi kepada pengguna Pertamax Green. Ia berharap kehadiran produk ini menjadi salah satu langkah nyata Pertamina dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.