- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta dan Islamabad Ting...
Jakarta dan Islamabad Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan, Eksplorasi Produksi Bersama
Selasa, 15 Jul 2025, 18:30 WIBJAKARTA - Indonesia dan Pakistan memperkuat kemitraan strategis setelah pertemuan antara Menteri Pertahanan Indonesia, Letjen (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, dan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, di Islamabad pada Selasa. Dialog tersebut menegaskan keinginan kedua negara untuk memperdalam hubungan pertahanan serta membuka peluang kolaborasi di bidang produksi alutsista yang saling menguntungkan.
Dalam audiensi di Kantor Perdana Menteri, Sjafrie menyatakan komitmen Jakarta untuk meningkatkan intensitas hubungan militer dengan Islamabad. Pejabat senior itu menegaskan ketertarikan Indonesia menjajaki joint venture dan transfer teknologi agar kedua negara dapat memperkuat kemandirian industri pertahanan masing-masing.
Pada kesempatan yang sama, Sjafrie menyampaikan salam hangat serta dukungan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, kepada pemerintah dan rakyat Pakistan. Hal ini menandakan besarnya perhatian Jakarta dalam menjaga ikatan historis dan budaya yang selama ini menjadi fondasi persahabatan kedua negara.
Menanggapi pesan tersebut, Perdana Menteri Shehbaz menyambut baik inisiatif peningkatan kerja sama dan menegaskan kesiapan Pakistan untuk memperluas kolaborasi di sektor investasi pertahanan. Ia menyebut peluang kemitraan produksi bersama sebagai upaya strategis yang dapat memperkuat stabilitas kawasan serta menambah nilai ekonomi bagi kedua belah pihak.
Selain aspek militer, pemimpin Pakistan itu menekankan pentingnya memperdalam hubungan ekonomi, perdagangan, dan strategis dengan Indonesia yang dinilainya sebagai mitra penting di Asia. Shehbaz juga menyoroti kesamaan nilai budaya dan keagamaan yang menjadi modal sosial dalam memperkuat diplomasi kedua negara di forum internasional.
Pertemuan bilateral juga meninjau perkembangan kerja sama di bawah payung Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Pakistan yang telah disepakati sebelumnya. Kedua pihak sepakat memacu implementasi program prioritas mulai dari peningkatan latihan gabungan hingga pertukaran personel untuk mempercepat tercapainya target bersama.
Dalam diskusi itu, keduanya menggarisbawahi urgensi memperluas kolaborasi lintas sektor, antara lain di bidang kesehatan, pendidikan, dan industri farmasi sebagaimana telah dibahas pada pertemuan Juni lalu. Kolaborasi tersebut mencakup rencana produksi vaksin di Pakistan serta pendirian fasilitas medis di Indonesia sebagai bentuk sinergi yang menguntungkan kedua masyarakat.
Pertemuan di Islamabad menegaskan semakin kuatnya kemitraan Indonesia dan Pakistan yang berakar pada sejarah panjang persahabatan dunia Islam. Pemerintah di kedua ibu kota sepakat menjaga tradisi saling mendukung di fora internasional, sekaligus berinovasi melalui proyek-proyek konkret yang mendongkrak ketahanan nasional dan kesejahteraan rakyat.
Momentum terbaru ini diharapkan membawa hubungan JakartaâIslamabad memasuki babak baru, dengan fokus menguatkan industri pertahanan, memperdalam cakupan kerja sama ekonomi, serta meneguhkan solidaritas antara dua negara muslim terbesar di Asia. Keduanya bertekad memanfaatkan sinergi strategis ini demi stabilitas regional yang berkelanjutan dan pembangunan bersama di masa depan.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Perang Timur Tengah Buka Peluang Industri Pupuk Indonesia
-
Jepang Beri Subsidi BBM untuk Cegah Kenaikan Harga Imbas Konflik Timteng
-
Prabowo Kunjungi Jepang, Perkuat Kerja Sama Strategis dari Perdagangan hingga Teknologi
-
Pertamina: Pasokan Energi Bengkulu Aman Selama Mudik Lebaran 2026
-
Prabowo Hadiri Forum Bisnis Jepang-Indonesia, 10 Kesepakatan Tembus USD 22,6 Miliar
-
Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Enam Jet Tempur Rafale kepada TNI AU
-
Cek Kesehatan bagi Sopir Bus Menjelang Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.