- Home
-
- Luar Negeri
-
- Uni Eropa Tingkatkan Fasil...
Uni Eropa Tingkatkan Fasilitas Visa Schengen bagi WNI
Senin, 14 Jul 2025, 21:34 WIBJAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyambut keputusan Uni Eropa (EU) untuk mempermudah syarat visa Schengen "multiple entry" bagi para WNI yang kerap bepergian ke negara-negara EU.
Menurut Juru Bicara Kemlu RI Rolliansyah âRoyâ Soemirat, Indonesia menilai penerapan sistem âvisa cascadeâ bagi pemegang paspor WNI mulai dari kunjungan kedua mereka ke wilayah EU dan seterusnya merupakan langkah konkret yang diharapkan secara langsung bermanfaat bagi masyarakat.
âKebijakan visa ini diharapkan akan meningkatkan hubungan people-to-people antara masyarakat Indonesia dengan warganegara 27 anggota Uni Eropa,â tutur Roy dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan, langkah tersebut semakin memudahkan para WNI yang berkunjung, menjalin hubungan bisnis dan investasi, belajar, maupun membangun jejaring di Eropa. Terlebih, WNI pemohon visa EU selama ini sering hanya diberikan visa âsingle-entryâ sehingga mereka harus selalu mengajukan visa baru setiap kali mereka ingin bepergian ke Eropa.
Peningkatan hubungan antar-masyarakat Indonesia dan EU yang difasilitasi dengan kebijakan âvisa cascadeâ tersebut juga dinilai memberi manfaat besar bagi negara-negara anggota EU yang dikunjungi para WNI, ucap Jubir Kemlu.
âKebijakan visa ini merupakan pengakuan terhadap paspor Indonesia sebagai dokumen perjalanan yang memenuhi standar internasional,â kata Roy, menambahkan.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan fasilitas visa terbaru bagi pemegang paspor Indonesia tersebut dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Brussels, Belgia, Minggu (13/7).
"Artinya, mulai dari sekarang warga negara Indonesia yang berkunjung ke Uni Eropa untuk kedua kalinya dapat mengajukan visa Schengen yang berjenis multientry," kata von der Leyen.
Pemilik visa Schengen multientry dapat masuk ke wilayah Uni Eropa berulang kali dengan satu visa yang sama.
Menurut von der Leyen, kebijakan itu dapat mempermudah warga Indonesia yang ingin berkunjung, belajar, dan berjejaring di Uni Eropa. âKami ingin membangun jembatan antar-masyarakat (Indonesia dan Uni Eropa)," sambung Presiden Komisi Eropa. Ant
- euro
- visa schengen
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Strategis Perpendek Rantai Distribusi Pangan
-
Uji fungsi jembatan kereta api di Kediri
-
Rumah sakit bedah jantung dengan fasilitas modern
-
KPK Titipkan Mobil Sitaan Mantan Kajari Hulu Sungai Utara ke Pemkab Tolitoli
-
Terbongkar, 24 Ton Daging Domba Beku Busuk
-
MK Putuskan Pimpinan KPK Tak Perlu Mundur Permanen dari Jabatan Asal
-
Program MBG di Papua Pegunungan Makin Meluas, BGN Sebut 14 Dapur Sudah Aktif Beroperasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.