Petualangan Baru Sherina di Panggung: Nostalgia Bertemu Era Digital
📅 Senin, 14 Jul 2025, 17:05 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
JAKARTA - Tak semua cerita dari masa lalu layak untuk diangkat kembali. Tapi berbicara soal "Petualangan Sherina", rasanya tidak ada kata basi. Sejak dirilis pada tahun 2000, kisah Sherina, Sadam, dan kawan-kawannya terus hidup hingga era saat ini.
Film legendaris ini kembali disuguhkan dalam versi pertunjukan teater musikal bertajuk "Musikal Petualangan Sherina" yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, sejak 11 Juli hingga 20 Juli mendatang, Jakarta Movin membuktikan bahwa kisah lama bisa tampil segar, dan sangat menghibur.
Musikal Petualangan Sherina telah dipentaskan sebanyak empat kali sejak pertama kali digelar pada tahun 2017, dan kini kembali hadir untuk menghibur di tahun 2025.
Kisah lama dibalut unsur kekinian
Meskipun mengangkat kisah dari film lawas yang sangat lekat di hati banyak orang, pertunjukan ini tidak terjebak dalam ruang waktu masa lalu. Tim produksi dengan cerdas memodifikasi beberapa elemen cerita dan dialog agar lebih relevan dengan generasi sekarang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Humor segar ditambahkan di berbagai titik, terutama lewat celetukan-celetukan para karakternya.
Sebut saja beberapa adegan humoris ketika Sherina, Sadam, dan kawan-kawannya tengah belajar di dalam ruang kelas, Sadam dengan lugas bertanya kepada gurunya mengapa ia harus belajar ketika sudah ada bantuan dari ChatGPT, sontak penonton yang tidak berekspektasi, tertawa geli, terutama generasi milenial dan Gen Z yang sangat akrab dengan teknologi tersebut.
Atau adegan lain ketika tiga orang penculik yang tengah bersiap menangkap Sherina dan Sadam, tiba-tiba saja melakukan jogetan yang tengah viral di media sosial TikTok. Referensi-referensi budaya pop seperti ini terasa tidak dipaksakan dan justru memperkuat hubungan antara cerita dan audiens masa kini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akting dan vokal
Menggarap pertunjukan teater, apalagi teater musikal seperti "Musikal Petualangan Sherina", jelas bukan perkara mudah. Berbeda dengan penggarapan film yang bisa diulang atau dipotong melalui proses penyuntingan, teater menuntut segalanya berlangsung tanpa jeda.
Para aktor yang mayoritas anak-anak ini dituntut memiliki stamina ekstra karena harus berakting, menyanyi, dan menari secara bersamaan secara langsung di hadapan penonton, dalam durasi yang panjang dan intens. Dan hebatnya, mereka semua melakukannya dengan sangat baik.
Pemeran Sherina di panggung ini bukan hanya sekadar mirip karakter aslinya, baik akting maupun suara, dia membawakan tokoh itu dengan gaya sendiri. Pada pertunjukan ini pemeran Sherina adalah Nadhira Gynta dan Annabella Farizky, sedangkan pemeran Sadam dilakoni Sahlendra Syarief dan Alf Elijah Beloved Sigarlaki.
Suaranya jernih, nada tinggi tidak goyah, dan ekspresinya penuh semangat. Sama halnya dengan pemeran Sadam, yang dari awal tampil menyebalkan tapi perlahan menunjukkan sisi hangatnya. Keduanya punya chemistry yang solid.
Pemeran pendukung pun patut diapresiasi. Dari guru yang galak namun humoris, penculik konyol, sampai teman sekelas Sherina, semuanya tampil penuh energi. Tak satu pun terlihat setengah-setengah, meski mayoritas pemain masih anak-anak.
Lagu-lagu legendaris seperti “Jagoan”, “Lihatlah Lebih Dekat”, “Anak Mami”, hingga “Bintang Bintang” dibawakan, menjadi salah satu kekuatan dari pertunjukan ini, yang ditunggu-tunggu, membuat penonton terasa familiar, utamanya yang tumbuh bersama kisah aslinya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!