Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Twitter Killer: Sosok Sadis di Balik 9 Pembunuhan Brutal di Jepang, Cari Mangsa Lewat Media Sosial!

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 12:40 WIB | Oleh:
Mengenal Twitter Killer: Sosok Sadis di Balik 9 Pembunuhan Brutal di Jepang, Cari Mangsa Lewat Media Sosial! Doc: Istimewa

JAKARTA - Akhir tragis menutup lembaran kelam kejahatan Takahiro Shiraishi, pria 34 tahun yang dijuluki "Twitter Killer" di Jepang. 

Pemerintah Jepang akhirnya mengeksekusi Shiraishi dengan hukuman gantung setelah dia dinyatakan bersalah atas pembunuhan keji terhadap sembilan korban.

Modus Shiraishi mengerikan, dia mengincar korban melalui Twitter, khususnya mereka yang menulis tentang niat untuk mengakhiri hidup. 

Dengan licik, dia berpura-pura menawarkan bantuan, padahal berniat memangsa mereka.

Menteri Kehakiman Jepang, Keisuke Suzuki, menjelaskan kejahatan sadis ini dilakukan pada 2017. Aksi Shiraishi bukan hanya pembunuhan, tapi juga mencakup pemerkosaan, perampokan, mutilasi, hingga pembuangan jasad secara brutal.

“Kesembilan korban dipukuli, dicekik, lalu dimutilasi. Potongan tubuh mereka disimpan di dalam kotak dan pendingin, dicampur dengan sampah kucing agar bau busuk tersamarkan,” ungkap Suzuki dalam konferensi pers.

Lebih mengerikan lagi, korban-korban tersebut masih remaja dan dewasa muda, berusia antara 15 hingga 26 tahun. Shiraishi membawa mereka ke apartemen kecilnya di pinggiran Tokyo, tempat di mana semua kekejaman itu terjadi.

Motif Shiraishi semata-mata demi kepuasan pribadi, baik secara seksual maupun finansial. Aksi biadabnya ini sempat memicu kepanikan nasional dan mengguncang publik Jepang.

Setelah melalui proses hukum yang panjang, Shiraishi dijatuhi hukuman mati pada 2020. Kini, keadilan akhirnya ditegakkan, dia dieksekusi mati setelah pertimbangan matang pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Pramono Buka Alasan Tarif L...

ITS Ubah Limbah Peternakan dan Pertanian di Papua Barat Jadi Energi

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
ITS Ubah Limbah Peternakan ...
Olahraga
Arthur Fils Mundur dari Dav...

Anggaran Dipangkas, Gerak BNPB Terbatas

53 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Anggaran Dipangkas, Gerak B...
Advertisement
Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Pesan Terakhir Pukul 15.04, Ini Kronologi dan Update Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.