Hore, Sekarang Tidak Perlu Lagi Lepas Sepatu selama Pemeriksaan di Bandara AS
📅 Rabu, 09 Jul 2025, 09:33 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON DC - Lega, mungkin itu yang dirasakan oleh para penumpang di bandara di seluruh Amerika Serikat. Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem pada hari Selasa (8/7) mengonfirmasi bahwa mereka tidak perlu lagi melepas sepatu selama menjalani pemeriksaan keamanan rutin Transportation Security Administration (TSA).
Dilansir oleh Columbia Broadcasting System (CBS), Noem mengatakan perubahan itu akan segera berlaku di bandara-bandara di seluruh negeri.
"Teknologi keamanan kita telah berubah secara drastis. Teknologi ini telah berevolusi. TSA telah berubah," kata Noem dalam konferensi pers di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington di Washington, DC. "Kita kini memiliki pendekatan berlapis-lapis yang melibatkan seluruh pemerintah terhadap keamanan dan lingkungan yang diantisipasi dan dialami orang-orang saat mereka memasuki bandara yang telah diasah dan diperkuat."
Namun aturan ini hanya berlaku bagi pelancong yang memiliki TSA PreCheck tidak perlu lagi melepas alas kaki mereka. Untuk mendapatkan PreCheck, pelancong harus mengajukan permohonan dan melalui proses perizinan dengan Badan Keamanan Transportasi.
Noem mengatakan aturan untuk mengeluarkan ikat pinggang, mantel atau barang dari tas seperti laptop atau cairan masih berlaku tetapi Departemen Keamanan Dalam Negeri sedang meninjau aturan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pernyataan kepada CBS News pada hari Senin, TSA mengatakan bahwa lembaga tersebut dan Departemen Keamanan Dalam Negeri "selalu mengeksplorasi cara-cara baru dan inovatif untuk meningkatkan pengalaman penumpang dan postur keamanan kami yang kuat."
Aturan lepas sepatu diterapkan oleh TSA secara nasional pada tahun 2006. Penerapan resmi aturan ini terjadi beberapa tahun setelah Richard Reid, seorang pria Inggris yang kemudian dikenal sebagai "pembom sepatu", mencoba meledakkan pesawat American Airlines dari Paris ke Miami dengan bahan peledak yang disembunyikan di dalam sepatunya pada bulan Desember 2001. Reid gagal meledakkannya, dan pesawat mendarat dengan selamat di Boston setelah para penumpang membantu menjinakkannya.
Setelah insiden itu, maskapai penerbangan dan TSA mulai meminta penumpang untuk secara sukarela melepas sepatu mereka ketika melewati pemeriksaan keamanan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!