Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Genjot Ekonomi Lokal, Pemkot Makassar Jadikan Sampah Organik Sumber Usaha

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Genjot Ekonomi Lokal, Pemkot Makassar Jadikan Sampah Organik Sumber Usaha Doc: Antara
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat melihat langsung pengelolaan sampah organik menjadi eco enzyme di Makassar, Rabu (9/7).

Makassar - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terus memacu pengelolaan sampah organik untuk menuntaskan persoalan sampah dengan menjadikan peluang usaha bagi masyarakat.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, di Makassar, Rabu (9/7), mengatakan seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam aksi pengelolaan sampah, termasuk memanfaatkan sampah organik menjadi produk bernilai tambah seperti eco enzyme.

"Pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme merupakan salah satu solusi konkret yang sudah terbukti di berbagai wilayah," ujarnya saat sosialisasi pengelolaan sampah organik menjadi eco enzyme.

Munafri Arifuddin menjelaskan eco enzyme dibuat melalui fermentasi sisa buah dan sayuran bersama gula dan air, menghasilkan cairan serbaguna yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk organik, pengusir hama, dan produk ramah lingkungan lainnya.

"Setiap hari Kota Makassar menghasilkan sekitar 1.000 ton sampah, dengan lebih dari 60 persendi antaranya berupa sampah organik. Jika potensi ini diolah secara konsisten, bukan hanya persoalan kebersihan yang terselesaikan, tetapi juga tercipta peluang ekonomi baru," tuturnya.

Munafri menegaskan pemkot akan terus mendukung inisiasi serupa melalui penyediaan infrastruktur, regulasi pendukung, hingga insentif bagi para pelaku pengolahan sampah.

"Pengelolaan sampah organik tidak boleh dipandang hanya sebagai urusan kebersihan kota. Lebih dari itu, langkah ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan warga melalui urban farming, urban livestock, dan industri turunan lainnya," kata dia.

Menurut dia, ketika sampah organik diolah menjadi pupuk, kemudian pupuk digunakan untuk pertanian kota, hasil pertanian ini akan kembali menggerakkan ekonomi rumah tangga. Ini siklus ekonomi yang sehat.

Selain eco enzyme, Pemkot Makassar juga mendorong pemanfaatan berbagai jenis sampah lainnya, seperti sampah plastik dan sampah organik untuk budidaya maggot.

Munafri menegaskan upaya ini akan dikembangkan menjadi industri dengan skala ekonomi yang lebih besar ke depan.

"Ke depan kita ingin punya green house, green lab, hingga industri pertanian dan daur ulang yang tumbuh di dalam kota," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.