Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Standar Otomotif Baru Tiongkok Batasi Pengendaraan dengan Satu Pedal

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 20:43 WIB | Oleh:

Mode ini juga meningkatkan efisiensi pemulihan energi, memperluas jangkauan kendaraan, dan meningkatkan kenyamanan berkendara, terutama di lalu lintas perkotaan yang padat.

Selain Tesla, produsen lain seperti Mercedes-Benz (seri EQ), BMW (i3), Nio (ES6), dan beberapa model Xpeng, juga telah memasukkan mode satu pedal sebagai opsi.

Namun demikian , muncul kekhawatiran tentang keselamatan. Ketergantungan jangka panjang pada pengendaraan dengan satu pedal dapat menyebabkan reaksi pengemudi yang tertunda dan potensi kesalahan penggunaan pedal dalam keadaan darurat.

Dalam situasi yang mengharuskan pengereman mendadak, pengemudi yang terbiasa dengan pengoperasian satu pedal mungkin tidak bereaksi cukup cepat untuk beralih ke pedal rem, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Tesla sendiri telah mengakui kekhawatiran ini, setelah sebelumnya menghapus mode wajib satu pedal dalam pembaruan OTA yang memberi pengguna opsi untuk memilih. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.