Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Banten Dorong Kolaborasi Pengembang Atasi Banjir di Tangerang

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Gubernur Banten Dorong Kolaborasi Pengembang Atasi Banjir di Tangerang Doc: ANTARA/HO-Pemprov Banten
Ket. Gubernur Banten Andra Soni.

Serang -- Gubernur Banten Andra Soni mendorong kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan pengembang dalam upaya menangani banjir yang rutin terjadi di wilayah Tangerang Raya.

Menurut dia, penanganan banjir tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga harus melibatkan pihak pengembang perumahan yang turut andil dalam perubahan tata ruang kawasan.

“Ini nggak bisa diselesaikan parsial, ini harus diselesaikan secara bersama-sama,” ujar Andra Soni saat dimintai keterangan di Kabupaten Serang, Selasa.

Ia mengaku memiliki pengalaman pribadi sebagai warga kawasan langganan banjir. Sejak tahun 1996, kawasan tempat ia dibesarkan seperti Ciledug Indah, Puri Kartika, Maharta, dan Jurang Mangu, sudah mengalami banjir musiman, yang kini justru terjadi lebih sering.

“Dulu banjir empat tahun sekali. Sekarang bahkan ada yang satu tahun bisa dua atau tiga kali. Saluran air juga semakin mengecil,” ujar dia.

Ia menekankan bahwa upaya pemerintah saja tidak akan cukup. Para pengembang perumahan juga diminta bertanggung jawab atas janji kawasan bebas banjir yang pernah mereka tawarkan kepada konsumen.

“Sekarang kejadian banjir, mereka harus ikut bersama-sama mencari solusi dengan kita,” ujar dia menegaskan.

Andra menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten telah membentuk Satuan Tugas Pengendalian Banjir yang dipimpin Sekda Banten untuk mengoordinasikan upaya lintas sektor. Satgas ini diharapkan bisa mengintegrasikan langkah-langkah antarpemerintah dan pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, ia juga mendorong percepatan normalisasi sungai dan pembebasan bangunan liar yang menghambat aliran air, seperti yang sedang dilakukan di Kota Serang. “Ikhtiar-ikhtiar ini harus kita dukung,” kata dia.

Andra mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, balai sungai, serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar tidak terjadi saling menunggu aksi.

“Permasalahannya ini adalah bagaimana semua pihak melakukan upaya bersama. Kita senang melakukan itu bersama-sama,” ujar Andra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.