Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bursa RI Masih Santuy! BEI Anggap Tarif Resiprokal Trump Cuma Angin Lalu

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 14:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bursa RI Masih Santuy! BEI Anggap Tarif Resiprokal Trump Cuma Angin Lalu Doc: Antara
Ket. ilustrasi- Aktivitas BEI.

JAKARTA – Tarif tinggi akan membuat produk Indonesia lebih mahal di pasar AS, yang dapat menurunkan volume ekspor dan berdampak pada kinerja perusahaan yang berorientasi ekspor.

Penurunan ekspor dan investasi dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Sektor manufaktur dan pertanian yang banyak berorientasi ekspor ke AS akan terkena dampak paling signifikan, seperti tekstil, alas kaki, elektronik, dan produk pertanian.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan berdampak signifikan terhadap pasar modal Indonesia.

"Kami sudah melakukan survei, relatif tidak berdampak signifikan," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna saat diwawancarai di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/7).

BEI telah melakukan survei, Nyoman mengatakan hasil survei menunjukkan bahwa dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump tidak akan berdampak terlalu besar terhadap pasar modal Indonesia.

Alasannya, dampak tarif itu tergantung dari sisi kontribusi perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia terhadap produk atau barangnya yang terkena tarif.

"Kami melakukan survei, bahwa impact terhadap tarif tidak besar karena tergantung dari sisi kontribusi perusahaan tercatat kita terhadap produk atau barang yang kena tarif," ujar Nyoman.

Pada perdagangan Selasa pukul 10.40 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak konsolidasi dengan menguat tipis 3,64 poin atau 0,05 persen ke level 6.904,57. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,85 poin atau 0,24 persen ke posisi 765,65.

Presiden Trump memutuskan tetap mengenakan tarif impor 32 persen kepada Indonesia, tidak berubah dari nilai "tarif resiprokal" yang diumumkan sebelumnya pada April 2025, meski proses negosiasi dengan pihak Indonesia terus berlangsung intensif.

"Mulai 1 Agustus 2025, kami akan mengenakan tarif kepada Indonesia hanya sebesar 32 persen untuk semua produk Indonesia yang dikirimkan ke Amerika Serikat, terpisah dari tarif sektoral lain," kata Trump dalam surat berkop Gedung Putih tertanggal 7 Juli yang ditujukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam surat yang diunggah utuh di media sosialnya, dipantau di Jakarta, Selasa, Trump merasa bahwa AS harus bertindak mengatasi defisit perdagangan yang mereka alami setelah bertahun-tahun menjalin kerja sama dagang dengan Indonesia.

"Tolong pahami bahwa angka 32 persen ini jauh lebih sedikit dari yang diperlukan untuk menghilangkan disparitas defisit perdagangan dengan negara Anda," kata Trump dalam suratnya.

Apabila Indonesia dipandang melakukan tindakan balasan dengan menaikkan tarif, Trump mengancam akan membalas dengan menambah nilai tarif impor sesuai jumlah itu "ditambah tarif 32 persen yang kami tetapkan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Gubernur DKI Resmikan Gedun...
Olahraga
Polri Perkuat Pembinaan Gen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.