Bandara Komodo Labuan Bajo Kembali Beroperasi Pascaerupsi Lewotobi
📅 Selasa, 08 Jul 2025, 12:26 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Bandara Komodo Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali beroperasi. Sebelumnya bandara di Flores Barat ini ditutup karena terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berlokasi di Flores Timur.
"Sudah dibuka kembali dan penerbangan sudah normal," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo Ceppy Triono dihubungi di Labuan Bajo, NTT, Selasa (8/7).
Dia menambahkan pemberitahuan resmi (NOTAM) terkait beroperasinya bandara berstatus bandara internasional itu telah dikeluarkan. "Paper test dengan hasil negatif sudah dilaksanakan pada pukul 06.00 WITA," ujar Ceppy.
Ceppy menjelaskan pada 18 Juli 2025 terdapat sebanyak 17 penerbangan kedatangan dan 18 penerbangan keberangkatan. "Mudah mudahan semua normal hari ini," ungkap Ceppy.
Otoritas bandara secara berkala akan melakukan paper test guna memastikan Bandara Komodo dan penerbangan dari dan ke Labuan Bajo bebas dari sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami dari bandara masih akan terus melakukan paper test, dari maskapai penerbangan akan melakukan safety assesment dan terus memonitor pergerakan debu vulkanik," katanya.
Sebelumnya, Bandara Komodo Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, NTT ditutup sementara setelah hasil paper test pada Senin (7/7) menunjukkan hasil positif terpapar sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki.
"Hasil paper test positif," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo Ceppy Triono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan pemberitahuan resmi (NOTAM) penutupan bandara berstatus bandara internasional itu telah dikeluarkan.
Bandara Komodo Labuan Bajo ditutup sementara pada tanggal 7-8 Juli 2025. Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki itu mengakibatkan sejumlah rute penerbangan dibatalkan maskapai penerbangan.
"Untuk hari ini ada tujuh penerbangan kedatangan dan delapan keberangkatan yang terdampak baik postpone maupun cancel, jadi totalnya 15 penerbangan," jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!