Fraksi Golkar Jateng Luncurkan FPG Corner, Dorong Sinkronisasi RPJMD dan Pembangunan 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah
📅 Minggu, 06 Jul 2025, 17:25 WIB | Oleh: Henri pelupessy
Doc: koran jakarta/dok
SEMARANG - Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah (Jateng) menegaskan komitmennya untuk mengawal arah pembangunan daerah melalui penguatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. RPJMD sebagai fondasi strategis pembangunan yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“RPJMD ibarat ‘kitab suci’ pembangunan. Setiap langkah kebijakan daerah harus dijalankan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ketua Fraksi Golkar Jateng Ferry Wawan Cahyono saat peluncuran Forum Partai Golkar (FPG) Corner, sebuah forum kebijakan publik yang digelar di lantai 4 Gedung DPRD Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/7).
Peluncuran FPG Corner menjadi tonggak baru bagi Fraksi Golkar dalam memperkuat peran legislatif sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Forum ini dirancang sebagai ruang terbuka untuk refleksi kebijakan, diskusi publik, dan penguatan kolaborasi lintas sektor, sekaligus menjadi simbol dukungan konkret terhadap penyusunan RPJMD 2025–2029.
“Forum ini bukan hanya untuk internal fraksi, tapi untuk akademisi, mahasiswa, dan masyarakat. Kita ingin menyumbangkan pikiran yang konstruktif bagi pembangunan Jawa Tengah,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sinkronisasi Pembangunan
Sebagai ketua Pansus RPJMD Jateng, pihaknya juga menilai perlunya sinergi antara pemerintah provinsi dengan 35 kabupaten/kota dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih terintegrasi.
Ia menekankan, pendekatan strategis yang tidak sentralistik, serta koordinasi lintas wilayah, menjadi kunci dalam mengatasi disparitas pembangunan. “Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi yang berbeda. Tugas provinsi adalah menyatukan frekuensi agar seluruh daerah bisa maju bersama,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mencatat, saat ini pendapatan Provinsi Jateng berkisar 14 triliun rupiah, sementara agregat pendapatan kabupaten/kota mencapai 20 triliun rupiah. Karena itu, penguatan sinergi fiskal melalui APBD, CSR, dan skema kerja sama pembangunan menjadi sangat relevan.
Ferry menegaskan Fraksi Golkar siap menjadi motor penggerak pembangunan melalui dukungan anggaran dan penguatan program prioritas.
Namun, ia juga menekankan pentingnya tim percepatan pembangunan yang selaras dengan RPJMD dan mengedepankan pendekatan lintas sektor dan wilayah.
Dukungan Konkret dan Kritis
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Mohammad Saleh, menyatakan partainya tidak hanya menjadi pendukung normatif, melainkan juga mitra kritis bagi eksekutif.
“Golkar ingin memastikan RPJMD dibangun di atas fondasi konseptual yang kuat dan dijalankan secara kolaboratif, transparan, dan akuntabel,” kata Saleh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!