Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya Kemenekraf Ciptakan Talenta Muda Kreatif Lewat Gen Matic

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 17:32 WIB | Oleh:
Upaya Kemenekraf Ciptakan Talenta Muda Kreatif Lewat Gen Matic Doc: ANTARA/HO-Kemenekraf
Ket. Suasana acara Generasi Melek Teknologi (Gen Matic) yang digelar di President University, Bekasi pada Senin (30/6).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) turut memperkuat literasi dan kemampuan digital generasi muda melalui program pelatihan bertajuk Generasi Melek Teknologi (Gen Matic).

"Pogram ini bentuk kolaborasi multipihak atau hexahelix untuk menciptakan talenta muda kreatif di berbagai daerah," kata Wakil Menteri (Wamen) Ekraf, Irene Umar di Jakarta, Kamis (3/7).

Irene menyampaikan, Gen Matic merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif, Tokopedia, TikTok, dan President University untuk mendorong literasi digital dan produktivitas generasi muda di era digital.

Program pelatihan dan pendampingan berbasis digital kali ini dilaksanakan dalam sehari, diikuti 100 peserta yang mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa.

Pelatihan kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah diselenggarakan di Yogyakarta 22 Mei dan Bali pada 14 Juni 2025.

Gen Matic membekali peserta dengan keterampilan untuk menjadi affiliator dan content creator profesional.

Para peserta akan dibekali dengan berbagai materi antara lain Afilitasi dan Personal Branding serta Strategi Konten dan Perancangan Skrip Video.

Kemudian juga materi Strategi Persiapan Live Streaming dan Praktik Pembuatan Konten dan Live Streaming.

Adapun seluruh materi dibawakan langsung oleh Tim Edukasi Tokopedia dan Tiktok e-Commerce.

Setelah pelatihan ditutup, nantinya kegiatan ini akan kembali digelar pada 18 Juli 2025 di Jakarta sebagai bagian dari rangkaian nasional program Gen Matic.

Program Gen Matic ini merupakan inisiatif pengembangan dari program Emak-Emak Matic (Emak-Emak Melek Teknologi) yang telah lebih dulu dieksekusi Kementerian Ekraf.

Lebih lanjut Wamen Ekraf menegaskan peserta pelatihan harus mampu memahami teknologi sekaligus mengaplikasikannya secara produktif.

Menurut dia, para peserta nantinya harus mengambil peran aktif dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Melek teknologi saja tidak cukup, pembekalan hari ini harus menjadi langkah awal untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” ujar Irene. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

33 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.