Shai Gilgeous Teken Kontrak Termahal NBA
📅 Kamis, 03 Jul 2025, 07:38 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP / PRESS PHOTO
LOS ANGELES - Oklahoma City Thunder resmi mengamankan masa depan Shai Gilgeous-Alexander, lewat perpanjangan kontrak senilai 285 juta dollar AS (sekitar 4,6 triliun rupiah) untuk empat tahun. Kontrak ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah NBA dalam hal nilai rata-rata per tahun, demikian dilaporkan media Amerika Serikat, Rabu (2/7).
Pemain asal Kanada berusia 26 tahun itu kini terikat dengan Thunder hingga 2031. Dua musim tersisa dalam kontrak lamanya senilai 79,1 juta dollar AS tetap berlaku. Ini akan dilanjutkan dengan nilai fantastis dalam empat musim berikut: 62,5 juta dollar AS, 68,6 juta, 73,7 juta, hingga puncaknya di 78,7 juta pada musim 2030–2031.
Dengan total rata-rata gaji melebihi 71 juta dollar AS per tahun, Gilgeous-Alexander melewati dua nama top NBA, Joel Embiid ( 64,3 juta dollar AS) dan Jayson Tatum (62,8 juta dollar AS), sebagai pemain dengan bayaran tahunan tertinggi dalam sejarah liga.
Musim lalu, Shai Gilgeous-Alexander menjadi tokoh sentral dalam kisah sukses Thunder. Dia mencatat rata-rata 32,7 poin per gim selama musim regular. Jumlah ini tertinggi di NBA dan tetap dominan di Final dengan rata-rata 30,3 poin per gim.
Dia memimpin Thunder menjuarai NBA untuk pertama kalinya, menekuk Indiana Pacers 4-3 dalam seri Final dramatis bulan lalu. Lebih dari itu, Gilgeous-Alexander mencatat sejarah sebagai pemain keempat yang pernah merebut gelar MVP musim reguler, MVP Final, dan top skor liga dalam satu musim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiga nama lain dalam daftar eksklusif adalah Kareem Abdul-Jabbar, Michael Jordan, dan Shaquille O’Neal. Kesepakatan ini diumumkan bersamaan dengan memanasnya bursa transfer pemain (free agency) NBA. Sejumlah klub bergerak cepat memperkuat skuad mereka.
Milwaukee Bucks membuat kejutan dengan melepas Damian Lillard, dua musim setelah menggaetnya dari Portland. Lillard cedera tendon Achilles saat playoff dan diprediksi absen hampir sepanjang musim depan. Sebagai gantinya, Bucks mendaratkan center Indiana Pacers, Myles Turner, yang menjadi kunci laju Pacers ke Final NBA. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!