Pekerja Migran bakal Diguyur KUR Rp201 Miliar, Plafon Maksimal Rp100 Juta
Kamis, 03 Jul 2025, 15:42 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani menyatakan Pemerintah akan meluncurkan kredit usaha rakyat (KUR) khusus untuk pekerja migran Indonesia.
KUR untuk pekerja migran Indonesia ini, kata dia, merupakan hasil kerja sama antara kementeriannya dengan Kementerian Perekonomian.Â
Adapun anggaran yang disiapkan untuk KUR pekerja migran ini mencapai Rp201 miliar, untuk 2.769 debitur dengan plafon maksimal Rp100 juta.
"Saat ini kita sedang merevisi juknis (petunjuk teknis) bersama tim dari Kementerian Perekonomian. Diperkirakan akhir Juli ini selesai," kata Christina Aryani di Kemenko Perekonomian, Kamis (3/7/2025).
Wamen Christina yang hadir mendampingi Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding mengatakan, KUR pekerja migran ini akan di-launching Menteri Karding pada Agustus mendatang, bersama Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Eks legislator Senayan ini menegaskan, KUR ini akan diberikan kepada pekerja migran ini tanpa jaminan.Â
âNah, ini sedang kami matangkan ya, apabila harus di luar itu tentunya akan pakai jaminan. Nah, ini nanti akan dibahas lebih lanjut,â jelas Christina.Â
Ia mengungkapkan, insentif lain yang akan diberikan kepada pekerja migran melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Untuk KPR, lanjut Christina, kementeriannya akan bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Sebanyak 20 ribu unit rumah akan disiapkan untuk pekerja migran.Â
âSaya minta Dirjen Pemberdayaan di kementerian kami untuk melaunching KPR untuk pekerja migran, juga di bulan Agustus nanti,â imbuhnya.Â
Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menambahkan, KUR nantinya bisa digunakan untuk pelatihan, peningkatan kompetensi serta pemberangkatan pekerja migran.Â
âDana ini bisa dipakai untuk pelatihan sekaligus membangun ekostruktur gerakan,â ungkapnya.Â
Selain soal KUR, rapat tersebut juga membahas relaksasi bea masuk barang pekerja migran Indonesia yang kembali ke Tanah Air.Â
âSaya juga melakukan lobi dengan Menteri Keuangan untuk menambah jumlah platform relaksasi bagi pekerja migran yang balik membawa barang. Sepanjang barangnya tidak lebih dari Rp50 juta, maka dia akan gratis. Nah ini tadi, ini disetujui oleh Menteri Keuangan,â pungkas Abdul Kadir Karding.
- Kredit Usaha Rakyat (KUR)
- Badan Pelidungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)
- Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
- Pekerja Migran Indonesia
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Pelaksanaan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat
-
Dari ART ke Tenaga Terampil, Menteri Mukhtarudin dan KDM Siapkan Strategi Baru bagi PMI Asal Jabar
-
11 Orang jadi Tersangka di Kasus TPPO, Menteri Karding Minta Kapolda Riau Tangkap Aktor Intelektual
-
Menteri PKP: KUR Perumahan Buka Lapangan Kerja Bagi Masyarakat
-
Dijanjikan Kerja di Malaysia, Perempuan Asal Sangihe Diamankan di BP3MI Batam Sebelum Naik Kapal
-
Khawatir Jadi Modus Tenaga Kerja Murah, Menteri Karding bakal Atur Magang di Luar Negeri
-
Pendanaan KUR berbasis kekayaan intelektual
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.