Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenimipas Optimalkan Lahan di Nusakambangan Dorong Ketahanan Pangan

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 20:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenimipas Optimalkan Lahan di Nusakambangan Dorong Ketahanan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Imipas Inspektur Jenderal Polisi Mashudi (tengah) beserta para jajaran saat memanen padi bersama para warga binaan di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, Kamis (13/6/2025).

NUSAKAMBANGAN – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengoptimalkan 2 ribu hektare lahan di Pulau Nusakambangan untuk mendorong ketahanan pangan nasional.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Imipas Inspektur Jenderal Polisi Mashudi mengatakan pengoptimalan lahan di pulau pemasyarakatan tersebut dilakukan guna mendukung terwujudnya misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianti dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol. (Purn) Agus Andrianto.

"Pengoptimalan lahan untuk ketahanan pangan di Nusakambangan dilakukan para warga binaan bersama para pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di sini," kata Irjen Pol. Mashudi dalam konferensi pers di Nusakambangan, Jawa Tengah, Kamis (3/7).

Ia menjelaskan bahwa beberapa program ketahanan pangan yang sudah digiatkan saat ini di Pulau Nusakambangan antara lain penanaman padi dan jagung, peternakan ayam dan domba, hingga tambak udang dan ikan.

Seluruh kegiatan tersebut, kata dia, telah dijalankan oleh para warga binaan untuk mengisi waktu luang selama di lembaga pemasyarakatan (lapas). Para warga binaan tersebut berada di bawah pembinaan dan pengawasan para pegawai UPT.

Adapun dari total 2 ribu hektare lahan yang akan dioptimalkan di Pulau Nusakambangan, saat ini berbagai program ketahanan pangan telah digarap pada 200 hektare lahan.

Selain untuk mengisi waktu luang, Mashudi menuturkan program ketahanan pangan bagi para narapidana digiatkan agar warga binaan dapat memiliki keahlian dan keterampilan baru saat kembali ke masyarakat. Ditambahkan bahwa para warga binaan yang berpartisipasi dalam program tersebut akan mendapatkan premi atau upah.

Upah itudiberikan oleh para mitra yang bekerja sama dengan Kementerian Imipas. Para mitra tersebut merupakan pihak yang mengelola hasil dari program ketahanan pangan di Nusakambangan.

Sejauh ini disebutkan bahwa sudah terdapat 18 mitra yang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Kementerian Imipas terkait pengelolaan program pemberdayaan narapidana di Nusakambangan.

"Jumlah tersebut termasuk sembilan mitra yang baru menandatangani PKS," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.