8 Warga Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
📅 Kamis, 03 Jul 2025, 19:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Freepik
PARIS - Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara Eropa pada awal musim panas menyebabkan sedikitnya delapan orang meninggal dunia. Kondisi ini memicu masalah kesehatan, kebakaran hutan, dan penutupan reaktor nuklir di Swiss.
Otoritas Spanyol melaporkan kebakaran hutan di Katalonia menyebabkan dua orang tewas. Sedangkan dua korban lainnya, yang meninggal akibat gelombang panas, masing-masing ditemukan di Extremadura dan Cordoba.
Di Prancis terdapat dua korban tewas akibat gelombang panas, sementara 300 lainnya dalam perawatan di rumah sakit. Di Italia, dua pria lansia tewas di Pantai Sardinia karena sengatan panas.
Otoritas Italia telah mengeluarkan peringatan siaga di 18 kota besar. Sedangkan di Jerman, suhu mencapai puncak diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius, terpanas sepanjang tahun.
Menteri Kesehatan Prancis, Catherine Vautrin, mengakui kelompok rentan menjadi yang paling terdampak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya benar-benar memikirkan kelompok lansia ini," ujar dia, Kamis (3/7).
Sejumlah tempat wisata Eropa juga terdampak fenomena tersebut, termasuk lantai atas Menara Eiffel, Paris, yang ditutup Selasa (1/7). Sedangkan ikon kota Brussels, Atomium, juga harus tutup lebih awal untuk ketiga kalinya dalam satu pekan sebagai langkah pencegahan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!