Laga Klasik Eropa di Piala Dunia
📅 Selasa, 01 Jul 2025, 07:22 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: CHARLY TRIBALLEAU/AFP
ATLANTA – Dua klub raksasa Eropa, Real Madrid dan Juventus, akan bentrok di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025, Rabu (2/7) pagi WIB, dalam laga klasik yang memperebutkan satu tempat di perempat final. Madrid lolos sebagai juara Grup H dengan torehan tujuh poin dari tiga laga.
Meski sempat ditahan imbang 1-1 oleh Al-Hilal di laga pembuka, Los Blancos bangkit dengan kemenangan atas Pachuca dan Red Bull Salzburg. Kemenangan 3-0 atas Salzburg menjadi penampilan terbaiknya sejauh ini. Gol-gol dicetak Vinicius Junior, Federico Valverde, dan Gonzalo Garcia.
“Tim ini terus belajar dan tumbuh. Kami masih membangun pondasi, tapi karakter dan determinasi di turnamen ini menunjukkan bahwa Real Madrid masih punya DNA juara,” ujar pelatih Xabi Alonso. Sejak ditangani Alonso, Madrid tengah memasuki era baru, mencoba bangkit setelah musim 2024-2025 yang mengecewakan di La Liga.
Tambahan dua pemain baru, Dean Huijsen dan Trent Alexander-Arnold, jadi bagian dari proyek regenerasi besar-besaran sebelum musim dimulai. Namun, tantangan besar menanti. Juventus bukan lawan sembarangan.
Klub asal Turin itu finis sebagai runner-up Grup G, unggul meyakinkan atas Al Ain (5-0) dan Wydad AC (4-1). Namun, dia tumbang 2-5 dari Manchester City dalam laga penentu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kekalahan dari City menyakitkan, tapi ini turnamen yang menuntut konsistensi dan mental baja. Kami tidak pilih-pilih lawan. Melawan Madrid bukan hukuman. Ini peluang untuk membuktikan kualitas,” ujar pelatih Juventus, Igor Tudor.
Juventus belum lagi menjadi juara Serie A sejak 2020, dan finis di peringkat keempat musim lalu. Dalam lima musim terakhir, posisi tersebut telah tiga kali mereka tempati. Hal ini memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di Italia.
Pertemuan kali ini akan menjadi ulangan dari duel legendaris di perempat final Liga Champions 2017-2018, saat Juventus menang 3-1 di Santiago Bernabeu namun Madrid tetap lolos berkat agregat 4-3. Dalam total 21 pertemuan sepanjang sejarah, Madrid memimpin dengan 10 kemenangan, Juventus mengoleksi 9, dan hanya dua laga yang berakhir imbang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hadapi Monterrey
Di sisi lain, pemenang laga ini akan berhadapan dengan Borussia Dortmund atau Monterrey (Meksiko) di perempat final. Dortmund menjuarai Grup F dengan koleksi tujuh poin, meski kemenangan mereka tak pernah meyakinkan. Setelah ditahan 0-0 oleh Fluminense, tim asuhan Niko Kovac menang dramatis 4-3 atas Mamelodi Sundowns dan mengakhiri fase grup dengan kemenangan tipis 1-0 atas Ulsan HD. ini menang lewat gol tunggal Daniel Svensson hasil assist Jobe Bellingham.
“Kami belum menampilkan performa terbaik, tapi kami tetap solid dan belum terkalahkan. Di fase gugur, semua bisa terjadi,” ujar Kovac. Dortmund tengah dalam tren positif, tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir sejak dibantai Barcelona 0-4 di semifinal Liga Champions musim lalu. Momentum inilah yang jadi andalan wakil Jerman jelang laga hidup-mati kontra Monterrey.
Monterrey lolos sebagai runner-up Grup E, di bawah Inter Milan. Tanpa kekalahan, mereka mencatat dua hasil imbang kontra Inter dan River Plate, sebelum mengamuk di laga terakhir dengan kemenangan 4-0 atas Urawa Red Diamonds. Tiga gol dalam kurun sembilan menit (30’–39’) dari Nelson Deossa, German Berterame, dan Jesus Corona, serta satu gol lagi di injury time, memastikan langkah tim asal Meksiko ini ke babak 16 besar. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!